BRIEF.ID – PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), emiten petrokimia terbesar di Indonesia, menerbitkan obligasi korporasi baru senilai Rp 2,25 triliun melalui skema Penawaran Umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap II Tahun 2026.
Obligasi dibagi dalam beberapa seri dengan tenor dan kupon berbeda, bunga yang dibebankan berkisar sekitar 6,5 % – 7,5 % per tahun, tergantung seri dan jangka waktu
Obligasi ini akan ditawarkan kepada investor mulai 18 – 20 Februari 2026 sebagai bagian dari program obligasi berkelanjutan dengan target penghimpunan total hingga Rp 6 triliun.
Obligasi terdiri atas tiga seri yaitu Seri A dengan tenor 3 tahun dan kupon 6.50%, Seri B dengan tenor 5 tahun dan kupon 7.00%, serta Seri C dengan tenor 7 tahun dan kupon 7.50%, dengan pembayaran bunga dilakukan setiap triwulanan dan pelunasan pokok secara bullet payment saat jatuh tempo.
Dana bersih hasil penerbitan obligasi akan digunakan sepenuhnya untuk modal kerja, termasuk pembelian bahan baku produksi untuk kegiatan usaha yang pelaksanaannya akan digunakan oleh Perseroan.
Pencatatan obligasi direncanakan di BEI pada 26 Februari 2026, dengan penjamin emisi antara lain BCA Sekuritas, BNI Sekuritas, BRI Danareksa Sekuritas, DBS Vickers Sekuritas Indonesia, Henan Putirai Sekuritas, Mandiri Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas Indonesia.
Saat ini, TPIA diperdagangkan pada PBV 9.58x dan PER 21.74x, lebih tinggi dibanding PBV dan PER sektor basic materials masing-masing di 2.62x dan 15.72x. (nov)


