Bursa Wall Street Rebound, IHSG Diprediksi Terdongkrak

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (5/3/2026) diprediksi akan terdongkrak seiring rebound  bursa saham Wall Street.

Riset Phintraco Sekuritas menyebutkan, IHSG akan bergerak pada resistance  7.800, pivot  7.700, dan support  7.400.  Saham-saham yang diunggulkan, di antaranya CLEO, DAAZ, DATA, BFIN, dan ULTJ.

“Penguatan indeks di Wall Street berpotensi mendorong rebound IHSG. Secara teknikal, terjadi pelebaran histogram negatif MACD dan indikator Stochastic RSI mendekati area oversold,” demikian riset Phintraco Sekuritas yang dirilis, Kamis (5/3/2026).

Disebutkan, IHSG sempat melemah hingga level 7.486, mendekati level 7.481 yang pernah disentuh, pada akhir Januari 2026. Jika IHSG mampu bertahan di atas level itu, maka IHSG berpotensi membentuk pola double bottom.

“Jika  IHSG berlanjut melemah, diperkirakan akan menguji level support berikutnya di 7.350-7.400,” kata riset itu.

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah di level 7.577,06 atau turun 4,57%  pada perdagangan Rabu (4/3/2026). Bersama  mayoritas indeks bursa Asia, IHSG juga mengalami  tekanan akibat sentimen negatif dari meningkatnya intensitas perang di Timur Tengah yang membuat investor global cenderung menghindari aset-aset yang berisiko.

Diberitakan Fitch Ratings menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, meskipun peringkat Indonesia tetap pada level BBB. Pengumuman Fitch Ratings makin menambah sentiment negatif.   Rupiah juga ditutup melemah di level Rp 16.892 per Dolar AS.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia mulai mengkaji sejumlah langkah antisipasi dalam merespon eskalasi konflik antara Iran dengan AS-Israel, terutama dalam menjaga ketahanan energi. Eskalasi tersebut akan berdampak langsung terhadap rantai pasokan energi global terutama minyak mentah yang dipasok dari negara-negara Timur Tengah.

Dalam upaya memitigasi risiko pasokan tersebut, pemerintah memastikan sejumlah opsi untuk mendatangkan minyak mentah dari negara-negara di luar kawasan Timur Tengah, yaitu salah satunya dari AS karena Pertamina telah menjalin kesepakatan dengan sejumlah perusahaan energi AS. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Indonesia Siap Keluar dari BoP

BRIEF.ID - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad...

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Data Solid Pasar Tenaga Kerja

BRIEF.ID - Indeks di bursa Wall Street ditutup menguat...

OJK – Bareskrim Geledah Kantor PT MASI di SCBD

BRIEF.ID – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bareskrim Polri...

Israel Serang Target Keamanan Iran dan Hizbullah di Beirut

BRIEF.ID – Israel telah melancarkan serangkaian serangan udara terhadap...