BRIEF.ID – Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta memprediksi, ekonomi Jakarta pada 2026, akan terus tumbuh di kisaran 4,8 hingga 5,6% (yoy).
Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan mengatakan, pertumbuhan itu didukung inflasi yang tetap terjaga di kisaran angka 2,5 plus minus 1%.
Disebutkan, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada Triwulan-IV 2025 sebesar 5,71% atau meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 4,9%, yang disebabkan kerusuhan pada akhir Agustus 2025.
“Pertumbuhan ekonomi Jakarta di Triwulan IV – 2025 pulih lebih cepat karena leadership Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno sangat kuat, bergerak cepat memulihkan kepercayaan publik. Kami mengapresiasi gebrakan dan pendekatan yang telah dilakukan jajaran Pemprov DKI,” kata dia.
Sementara itu, pertumbuhan ekonomi Jakarta pada Triwulan I – 2026, diperkirakan meningkat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) yakni Imlek, Nyepi, dan Idul Fitri.
“Perekonomian Jakarta triwulan pertama 2026 diprakirakan tetap kuat ditopang oleh meningkatnya konsumsi Rumah Tangga (RT), sejalan tingginya aktivitas,” kata dia. (nov)


