BEI Evaluasi Kebijakan Penerapan FCA  

BRIEF.ID – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan evaluasi terhadap kebijakan penerapan full call auction (FCA) di papan pemantauan khusus. Kebijakan ini ditempuh sebagai bagian dari penyempurnaan regulasi dan respons atas dinamika pasar.

Evaluasi FCA mencakup potensi pengurangan kriteria kebijakan, dengan target penyelesaian kajian pada Kuartal II – 2026.

“Evaluasi FCA juga dilakukan untuk memastikan kebijakan suspensi dan pemantauan khusus tetap proporsional serta tidak menghambat likuiditas dan pembentukan harga wajar di pasar,” demikian dikutip dari Phintraco Sekuritas, Senin (23/2/2026).

Di sisi lain, BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan notasi khusus baru bagi emiten yang belum memenuhi ketentuan free float minimum 15% sebagai bentuk transparansi tambahan kepada investor.

Disebutkan, emiten yang tidak memenuhi ketentuan free float akan diberikan masa transisi untuk penyesuaian, namun berpotensi menghadapi konsekuensi lanjutan, termasuk delisting apabila tidak dapat memenuhi persyaratan dalam jangka waktu yang ditetapkan.

Kebijakan ini berpotensi mendorong emiten meningkatkan kepemilikan publik dan likuiditas saham, sementara bagi IHSG langkah ini dapat memperbaiki kualitas indeks dalam jangka panjang meski berisiko menimbulkan volatilitas jangka pendek pada saham-saham dengan free float rendah. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Penempatan Dana Pemerintah Rp200 Triliun di Himbara Diperpanjang Sampai September 2026

BRIEF.ID - Penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun di...

Pembatalan Tarif dan Persetujuan MSCI, Dongkrak Kenaikan IHSG dan Rupiah  

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat...

Hingga 31 Januari 2026, Pemerintah Tarik Utang Rp 127,3 Triliun

BRIEF.ID – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung menyatakan,...

Menkeu: Pembayaran THR Diumumkan Presiden Prabowo

BRIEF.ID - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan,...