Bank Muamalat Pacu Pertumbuhan Tabungan Haji

BRIEF.ID –  PT Bank Muamalat Indonesia Tbk  menggencarkan peluncuran sejumlah variasi produk dan kerja sama baru tahun ini, untuk memacu pertumbuhan tabungan haji,   sebagai bagian dari strategi  meningkatkan volume porsi haji.

SEVP Retail Banking Bank Muamalat Dedy Suryadi Dharmawan mengatakan,  akan menyiapkan produk baru untuk tabungan pendaftaran haji dan pelunasan haji. Contohnya, tabungan dalam bentuk mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS). Selain itu, akan ada produk tabungan yang dipaketkan (bundling) dengan bancassurance.

Pionir bank syariah ini juga akan menggenjot kerja sama dengan lembaga pendidikan seperti sekolah dan perguruan tinggi serta sebagai mitra aggregator akuisisi tabungan haji dengan paket yang menarik.

“Dengan berbagai inisiatif, tabungan haji kami targetkan dapat tumbuh lebih dari 15% pada tahun ini, atau meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan pertumbuhan pada tahun lalu,” kata Dedy dalam siaran pers, Rabu (10/1/2024).

Ia  menjelaskan, sebagai  bank syariah di Tanah Air yang dimiliki  Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Bank Muamalat  ingin memaksimalkan potensi yang ada di dalam ekosistem haji dan umrah. Selain kemudahan perencanaan haji melalui Tabungan iB Hijrah Haji, Bank Muamalat juga gencar mengampanyekan program #HajiAnakHebat dalam rangka mendorong persiapan ibadah haji anak sedini mungkin.

Selanjutnya, nasabah yang mendaftarkan porsi haji di Bank Muamalat akan dibekali dengan kartu Shar-E debit Ihram yang dapat digunakan untuk bertransaksi di Tanah Suci. Kartu ini dapat digunakan di mesin ATM milik Bank Al Rajhi yang tersebar di Makkah, Madinah dan Jeddah serta tersedia pilihan transaksi berbahasa Indonesia.

Kartu Shar-E debit Ihram berlogo VISA juga dapat digunakan untuk bertransaksi di mesin ATM dan Electronic Data Capture (EDC) berlogo VISA/Plus di Arab Saudi.

Adapun bagi calon jamaah haji yang perkiraan waktu keberangkatannya masih lama tetapi ingin segera ke Tanah Suci, Bank Muamalat menyediakan produk pembiayaan haji khusus dan umrah.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kanselir Scholz Kecam Penerapan Tarif Impor AS

BRIEF.ID - Kanselir Jerman Olaf Scholz mengecam keras keputusan...

Penerapan Tarif Resiprokal AS, Indonesia Disarankan Perkuat Perdagangan BRICS

BRIEF.ID – Ekonom Hans Kwee menyarankan Pemerintah Indonesia  memperkuat...

Kebijakan Tarif Resiprokal Guncang Pasar Keuangan Global

BRIEF.ID – Keputusan  Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump...

Menlu Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Gempa Myanmar

BRIEF.ID - Pemerintah Indonesia memastikan bahwa tidak ada Warga...