Awali Pekan Ini, Harga Emas Antam Naik Tipis Rp1.000

BRIEF.ID – Mengawali pekan ini, Senin (8/7/2024), harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau naik tipis Rp1.000 menjadi Rp1.396.000 per gram.

Sebelumnya, pada penutupan perdagangan pekan lalu, Sabtu (7/7/2024), harga emas Antam berada di posisi Rp1.395.000 per gram.

Sementara harga jual kembali (buyback) emas Antam pada hari ini, tercatat sebesar Rp1.262.000 per gram seperti dilansir laman logam mulia.

Untuk transaksi harga jual dikenakan potongan pajak, sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk pemegang NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP.

Sedangkan penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10.000.000, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% untuk non NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga pecahan emas batangan yang tercatat di Logam Mulia Antam pada Senin:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp748.000
  • Harga emas 1 gram: Rp1.396.000
  • Harga emas 2 gram: Rp2.732.000
  • Harga emas 3 gram: Rp4.073.000
  • Harga emas 5 gram: Rp6.755.000
  • Harga emas 10 gram: Rp13.455.000
  • Harga emas 25 gram: Rp33.512.000
  • Harga emas 50 gram: Rp66.945.000
  • Harga emas 100 gram: Rp133.812.000
  • Harga emas 250 gram: Rp334.265.000
  • Harga emas 500 gram: Rp668.320.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp1.336.600.000.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Indonesia Dorong Emas Jadi Pilar Baru Ekonomi Setelah CPO dan Nikel

BRIEF.ID - Indonesia kini mendorong emas menjadi pilar baru...

Indonesia Diprediksi Jadi Bright Spot Emerging Market di 2026

BRIEF.ID - Indonesia diprediksi menjadi bright spot emerging market...

Polri Mulai Terapkan KUHP dan KUHAP Baru

BRIEF.ID - Polri memastikan akan terapkan KUHP dan KUHAP...

Prediksi Ekonomi Dunia Tahun 2026 Versi The Economist dan WEF, Tahun Transisi Penuh Disrupsi

BRIEF.ID - Tahun 2026 dinilai menjadi tahun transisi penuh...