BRIEF.ID – Jalan Tol Palembang-Betung seksi II Rengas-Pangkalan Balai yang dibangun PT Waskita Karya (Persero) Tbk dioperasikan gratis selama arus balik Lebaran 2025 . Tol yang membentang sepanjang 33 kilometer (km) itu telah beroperasi secara fungsional selama arus mudik dan balik Lebaran 2025.
“Demi mendukung arus mudik dan balik Lebaran, para pemudik bisa melewati jalan tol ini secara gratis. Hanya saja karena proyek belum selesai seluruhnya, maka diberlakukan pembatasan waktu operasional,” kata Corporate Secretary Waskita Karya Ermy Puspa Yunita di Jakarta, Jumat (4/4/2025).
Banyak pemudik di wilayah Sumatera Selatan memilih jalur tersebut karena dapat memangkas waktu perjalanan dari Musi Landas ke Betung hingga satu jam lebih.
Ermy menjelaskan pembatasan tersebut diberlakukan hanya 10 jam per hari, yakni pada pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB. Kemudian, jalur yang dioperasikan secara fungsional yaitu, arus mudik dari arah Musi Landas menuju Pangkalan Balai. Sedangkan pada arus balik, akan dioperasikan dari Pangkalan Balai menuju Musi Landas.
Ia mengatakan jalur itu menjadi alternatif karena memperlancar arus lalu lintas mobil di Kabupaten Banyuasin.
“Sebagai BUMN konstruksi yang berpengalaman lebih dari 64 tahun membangun jalan tol, kami memastikan ke depannya proyek ini akan memiliki banyak manfaat. Salah satunya, memudahkan distribusi barang dan jasa. Misalnya, hasil pertanian seperti kelapa sawit, karet, dan komoditas unggulan Sumatera lainnya,” jelas Ermy.
Dia mengatakan akan mendorong pemerataan ekonomi di daerah, sehingga mempercepat pertumbuhan ekonomi negara secara keseluruhan.
Keberadaan jalan tol yang dibangun senilai Rp 2,4 triliun itu, membuka peluang bagi para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk membuka usaha di sekitar sana.
Saat ini, progres Jalan Tol Palembang-Betung garapan Waskita seksi I Palembang-Rengas sepanjang 21,5 km, seksi II Rengas-Pangkalan Balai, dan Jembatan Musi secara gabungan mencapai 13,20%.
Pembangunan proyek yang merupakan bagian dari ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) itu ditargetkan selesai pada 2026. Dalam 10 tahun terakhir, Waskita telah menyelesaikan pembangunan lebih dari 20 ruas jalan tol, mencakup Jalan Tol Trans Jawa serta Trans Sumatera. Secara keseluruhan, kontribusi perseroan mencapai 1.000 km lebih dari 2.000 km jalan tol di tanah air. (Ant/nov)