Arsjad Rasjid: Kadin Siap Fasilitasi Vaksinasi Booster Kedua

BRIEF.ID – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan, gerakan vaksin nasional yang menjangkau mayoritas rakyat Indonesia menjadi salah satu bukti  keberhasilan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Kadin Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah di bidang ekonomi siap memfasilitasi pelaksanaan vaksin booster kedua.

“Kadin  Indonesia mendukung penuh kebijakan pemerintah yang memperbolehkan booster kedua bagi masyarakat untuk pemulihan  berkelanjutan,” kata Arsjad di Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Ia mengatakan,  vaksinasi Covid-19  telah melahirkan kekebalan komunitas,  yang dampak positifnya  dirasakan Indonesia saat ini.

“Agar kekebalan komunal  terus berlanjut dan berdampak pada aktivitas ekonomi Indonesia, kami sangat mendukung langkah pemerintah memperbolehkan orang berusia 18 tahun ke atas menerima booster kedua,” ujar Arsjad.

Dikatakan, Indonesia  membutuhkan ruang gerak ekonomi seperti yang terjadi pada saat ini. Kondisi ekonomi global yang tidak menentu, ruang gerak ekonomi dalam negeri mampu menghadirkan stabilitas ekonomi melalui berbagai inisiatif yang timbul. Keleluasaan dalam berusaha, termasuk jaminan atas kesehatan, menjadi landasan yang kuat bagi Indonesia untuk bertumbuh pada tahun ini.

“Booster kedua bakal memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat. Kita juga ingin membentengi diri dari gelombang pandemi selanjutnya seperti yang terjadi di Tiongkok. Pada akhirnya ekonomi nasional yang bakal merasakan dampaknya,” katanya.

Arsjad menambahkan, Kadin akan mendorong pelaku usaha untuk menyambut positif tawaran pemerintah tersebut. Berkaca pada vaksinasi di Tahap I dan II, Kadin Indonesia senantiasa memfasilitasi masyarakat yang ingin mendapatkan layanan vaksin.

Seperti diketahui, Kementerian Kesehatan telah mengumumkan bahwa vaksin booster kedua sudah bisa diberikan kepada publik. Vaksin tersebut bisa diperoleh secara gratis. Masyarakat bisa mendapatkannya di fasilitas kesehatan yang melayani vaksinasi Covid-19.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Uni Eropa Sebut Kebijakan AS Dorong Kenaikan Harga

BRIEF.ID - Uni Eropa atau European Union (EU) merespons...

Menakar Dampak Tarif Impor 32% AS untuk Neraca Perdagangan Indonesia dan IHSG

BRIEF.ID - Pemberlakuan tarif impor terhadap 160 negara, yang...

Kanselir Scholz Kecam Penerapan Tarif Impor AS

BRIEF.ID - Kanselir Jerman Olaf Scholz mengecam keras keputusan...

Penerapan Tarif Resiprokal AS, Indonesia Disarankan Perkuat Perdagangan BRICS

BRIEF.ID – Ekonom Hans Kwee menyarankan Pemerintah Indonesia  memperkuat...