BRIEF.ID – Menikmati makanan khas Ambon di bulan Ramadan bisa menjadi pengalaman unik dan menggugah selera. Hidangan tradisional Ambon dikenal kaya bahan dasar sagu, ikan, serta minuman segar yang khas dari Maluku.
Berbuka puasa dengan makanan khas Ambon pasti menjadi pengalaman istimewa dan semakin memperkaya keberagaman kuliner selama Ramadan. Jangan lewatkan kesempatan mencicipi berbagai hidangan tradisional, yang jarang ditemukan di luar bulan Ramadan.
Takjil & Minuman

- Es Kacang Hijau Ambon; Minuman segar dari kacang hijau yang dimasak dengan santan dan gula merah, sering disajikan dingin.
- Sagu Gula; Makanan manis dari sagu yang disiram gula aren cair dan santan.
- Air Guraka; Minuman jahe khas Ambon yang dicampur gula merah dan kacang kenari, cocok untuk menghangatkan tubuh setelah seharian puasa.
- Jus Pala; Minuman khas Maluku dari buah pala yang menyegarkan dan kaya manfaat.
Makanan Pembuka

- Kue Sagu Lempeng; Kue dari sagu yang dibakar hingga renyah, cocok disantap dengan teh manis atau kopi.
- Kasbi Komplet; Singkong rebus yang disajikan dengan ikan asap, sambal colo-colo, dan sayur.
- Roti Kering Kenari; Roti renyah dengan taburan kacang kenari, khas dari Ambon.
- Kue Bagea; Kue kering berbahan dasar sagu dengan tekstur renyah dan aroma kayu manis.


- Makanan Utama
- Papeda & Ikan Kuah Kuning; Papeda (bubur sagu) yang disantap dengan ikan berkuah kuning berbumbu kunyit, khas Maluku.
- Nasi Lapola; Nasi campur kacang tolo, kelapa parut, dan rempah-rempah, biasanya disajikan dengan ikan bakar atau ikan asap.
- Ikan Asar; Ikan asap khas Maluku yang gurih dan beraroma khas, bisa dimakan langsung atau dengan nasi.
- Ikan Colo-Colo; Ikan bakar yang disajikan dengan sambal colo-colo, yaitu sambal khas Ambon berbahan bawang, cabai, dan tomat.

- Dessert & Camilan
- Wajik Kenari; Wajik ketan dengan kacang kenari dan gula aren yang legit.
- Sagu Woku Komo-Komo; Kue sagu manis dengan aroma kayu manis dan gula merah.
- Baruasa; Kue kering khas Maluku dengan rasa manis dan tekstur renyah.