Rupiah Berbalik Menguat Ditopang Aksi Borong SUN

BRIEF.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah berbalik menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditopang aksi borong investor terhadap Surat Utang Negara (SUN) pada perdagangan hari ini, Kamis (16/7/2026).

Berdasarkan data transaksi antarbank di Jakarta atau Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), kurs rupiah hari ini dibuka melemah tipis 0,02% atau 3 poin menjadi Rp18.071 per dolar AS dibandingkan level sebelumnya Rp18.068 per dolar AS.

Meski demikian, pelemahan rupiah perlahan terkikis. Hingga pukul 10:30 WIB, nilai tukar rupiah Jisdor terpantau berada di level Rp18.057 per dolar AS, menguat 0,06% atau 11 poin dibandingkan Rp18.068 per dolar AS pada penutupan perdagangan Rabu (15/7/2026).

Sementara nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah 0,02% ke posisi Rp18.070 per dolar AS pada perdagangan hari ini, dan perlahan berbalik menguat seiring aksi beli SUN.

Pasar SUN masih diwarnai aksi borong pada perdagangan hari ini, seiring sentimen positif dari penilaian S&P Ratings yang mempertahankan peringkat utang Indonesia di level BBB dengan prospek stabil.

Hal itu mendorong investor kembali memburu SUN, terlihat dari imbal hasil (yield) yang kembali turun. Yield SUN tenor 1 tahun kembali turun 16,8 basis poin (bps) menjadi 6,9%, dan SUN tenor 3 tahun turun 1,5 bps menjadi 7,17%.

Hal serupa juga terjadi pada SUN tenor 10 tahun, yang menjadi acuan, meskipun turun tipis 0,2 bps ke 7,23%, dan SUN tenor 11 tahun turun 3 bps ke 7,28%. 

Untuk perdagangan hari ini, rupiah diprediksi menguat terbatas, seiring tekanan lonjakan harga minyak dunia dan indeks dolar AS.

Pada perdagangan hari ini, harga minyak dunia jenis Brent melambung ke level US$85,25 per barel, sedangkan indeks dolar AS menguat 0,03% ke level 100,51.

Dengan demikian, nilai tukar rupiah hari ini diprediksi bergerak di kisaran level Rp18.000 per dolar AS hingga Rp18.100 per dolar AS, dengan kecenderungan menguat terbatas. (Jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Dukung Perluasan Pasar Ekspor UMKM, Astra International Hadirkan Produk Unggulan Lokal di TEI 2026

BRIEF.ID - PT Astra International Tbk (Astra) menghadirkan beragam produk...

Antrean BBM di 11 Provinsi Terus Mengular, Ombudsman Desak Evaluasi Distribusi dan Kuota

BRIEF.ID – Antrean bahan bakar minyak (BBM) dilaporkan meluas...

Karhutla Kalteng dan Sumsel Masih Jadi Fokus, Pemerintah Kerahkan Ribuan Personel

BRIEF.ID – Pemerintah memprioritaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan...

Pemerintah Kerahkan 69.190 Personel Tangani Karhutla, 639 Hektare Lahan Masih Terbakar

BRIEF.ID – Pemerintah mengerahkan 69.190 personel gabungan untuk menangani...