Ribuan Penerbangan Dibatalkan Akibat Badai Musim Dingin di AS

BRIEF.ID – Ribuan penerbangan di seluruh Amerika Serikat (AS) dibatalkan menyusul badai musim dingin yang dahsyat, pada Sabtu (24/1/2026) waktu setempat. Kondisi ini mengancam  terjadinya  pemutusan aliran listrik selama beberapa hari dan menutup  jalan raya utama dengan es.

Dikutip dari Associated Press, Minggu (24/1/2026), sekitar 140 juta orang, atau lebih dari 40% populasi AS dari New Mexico hingga New England, berada di bawah peringatan badai musim dingin. Prakiraan Layanan Cuaca Nasional memperingatkan akan adanya salju lebat yang meluas dan lapisan es yang dahsyat membentang dari Texas timur hingga Carolina Utara.

Pada  Sabtu (24/1/2026), dilaporkan terdapat lapisan es setebal seperempat inci (0,6 sentimeter) di beberapa bagian Oklahoma tenggara, Texas timur, dan sebagian Louisiana.

“Yang benar-benar membuat badai ini unik adalah, setelah badai, cuaca akan menjadi sangat dingin. Salju dan es akan sangat, sangat lambat mencair dan tidak akan hilang dalam waktu dekat, dan itu akan menghambat upaya pemulihan,” kata Allison Santorelli, seorang ahli meteorologi dari Layanan Cuaca Nasional.

Dilaporkan, semua penerbangan hari Sabtu (24/1/2026) dibatalkan di Bandara Internasional Will Rogers, Oklahoma City, dan semua penerbangan Minggu (25/1/2026) pagi juga dibatalkan. Layanan akan dimulai kembali  pada Minggu sore di bandara terbesar Oklahoma itu.

Lebih dari 12.000 penerbangan dibatalkan pada hari Sabtu dan Minggu di seluruh AS, menurut situs pelacakan penerbangan FlightAware. Bandara Internasional Dallas–Fort Worth, sebuah pusat utama, mengalami pembatalan lebih dari 700 penerbangan keberangkatan pada hari Sabtu dan hampir sebanyak itu penerbangan kedatangan yang dibatalkan. Gangguan juga menumpuk di bandara-bandara di Chicago, Atlanta, Nashville, dan Charlotte, Carolina Utara.

Setelah melanda wilayah Selatan, badai diperkirakan akan bergerak ke Timur Laut, menurunkan sekitar 1 hingga 2 kaki (30 hingga 60 sentimeter) salju dari Washington hingga New York dan Boston, menurut prediksi layanan cuaca.

“Tolong, jika Anda bisa menghindarinya, jangan mengemudi, jangan bepergian, jangan melakukan apa pun yang berpotensi membahayakan diri Anda atau orang yang Anda cintai.  Sebaliknya, saya mendesak setiap warga New York yang mampu untuk mengenakan sweter hangat, menyalakan TV, menonton ‘Mission Impossible’ untuk kesepuluh kalinya, dan yang terpenting, tetaplah di dalam rumah,”  kata Wali Kota New York City Zohran Mamdani, pada  Sabtu (24/1/2026).

Gubernur di lebih dari selusin negara bagian juga membunyikan alarm tentang cuaca buruk yang akan datang, menyatakan keadaan darurat atau mendesak orang untuk tetap di rumah. Sementara itu, kru di beberapa negara bagian selatan mulai bekerja untuk memulihkan saluran listrik yang tumbang, para pejabat di beberapa negara bagian timur mengeluarkan peringatan terakhir kepada penduduk.

“Kita mengharapkan badai yang belum pernah kita lihat selama bertahun-tahun,” kata Gubernur New Jersey Mikie Sherrill pada hari Sabtu sambil mengumumkan pembatasan perjalanan kendaraan komersial dan batas kecepatan 35 mph di jalan raya. Dia menambahkan: “Ini akhir pekan yang baik untuk tetap di dalam rumah.” (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Grammy Awards 2026, Kendrick Lamar Dikawal Ketat Lady Gaga  

BRIEF.ID – Persaingan sangat ketat. Dominasi Kendrick Lamar berlanjut...

Presiden Tiba di Tanah Air

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air...

Penyintas Banjir Bandang dan Longsor di Sumbar Mulai Bangkit

BRIEF.ID - Geliat ekonomi sebagian penyintas banjir bandang dan...