Penerima PKH Didorong Naik Kelas lewat Keanggotaan Koperasi Desa Merah Putih

BRIEF.ID – Pemerintah mendorong penerima Program Keluarga Harapan (PKH) untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dengan cara bergabung sebagai anggota Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan keanggotaan dalam Koperasi Desa Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan perekonomian keluarga penerima bantuan.

Menurutnya, melalui skema tersebut, para penerima bantuan sosial diharapkan dapat bertransformasi dari penerima manfaat menjadi pelaku ekonomi yang lebih mandiri.

Program itu merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Koperasi Republik Indonesia dan Kementerian Sosial Republik Indonesia. Para penerima PKH yang selama ini berada di bawah pembinaan Kemensos akan mendapatkan akses pemberdayaan ekonomi melalui program koperasi yang dikelola Kemenkop.

“Tentu kita harapkan, ketika nanti Ibu Bapak sekalian menjadi anggota Koperasi Desa Merah Putih, ekonomi keluarga meningkat,” tutur Saifullah dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (11/3).

Menurutnya, dengan menjadi anggota koperasi, masyarakat tidak hanya berperan sebagai konsumen, tetapi juga dapat menikmati manfaat ekonomi melalui pembagian sisa hasil usaha (SHU) setiap tahun.

Ia menambahkan, program ini merupakan bagian dari strategi pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat perekonomian keluarga masyarakat berpenghasilan rendah.

“Ini bagian dari pemberdayaan. Kita ingin Bapak Ibu tidak hanya berharap bantuan setiap tiga bulan sekali. Diharapkan Bapak Ibu semakin berdaya,” katanya.

Selain melalui koperasi, pemerintah juga tengah mendorong kemandirian ekonomi masyarakat lewat program budidaya ayam petelur. Dalam program percontohan ini, anggota koperasi terpilih diberikan bantuan sebanyak 24 ekor ayam petelur untuk dipelihara.

Ada sebanyak 100 orang warga mendapat kesempatan mengikuti program tersebut dengan harapan dapat menghasilkan telur sebagai sumber pendapatan tambahan.

Program ini juga didukung oleh kerja sama dengan perusahaan pakan ternak PT Japfa Comfeed Indonesia yang menyediakan pakan dan kandang khusus bagi para peserta.

“Kalau nanti berhasil, Insya Allah ya akan dikembangkan kepada yang lainnya. Ini kita coba 100 orang dulu,” ujarnya.

Salah satu penerima bantuan, Maemunah (36), warga Gejugjati, mengaku senang mendapatkan kesempatan tersebut. Ia mengatakan sebelumnya hanya memelihara ayam kampung di rumahnya.

“Disuruh ngrumati. Dipelihara. Nanti telurnya dijual. (Keuntungannya) ditabungkan (di Koperasi Merah Putih),” tutur Maemunah. (ayb)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Prabowo Tekankan Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas dalam Penyelenggaraan Haji 2026

BRIEF.ID - Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa keselamatan...

Indonesia Daily Brief (March 11, 2026)

TOP NEWS Reuters — Indonesia plans to cushion the impact...

IHSG Volatil Uji Level 7.500, Investor Wait and See Perkembangan Konflik Geopolitik Timur Tengah

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Bergerak Menguat Terbatas Imbas Kenaikan Harga Minyak Dunia

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah menguat terbatas terhadap...