Harga emas Antam Hari Ini Merosot Rp12.000 Jadi Rp1.443.000 per Gram

BRIEF.ID – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini, Selasa (24/9/2024), merosot Rp12.000 menjadi Rp1.443.000 per gram dari harga sebelumnya Rp1.455.000 per gram.

Harga jual kembali (buyback) emas Antam juga turun Rp12.000 menjadi Rp1.283.000 per gram dari harga sebelumnya Rp1.295.000 per gram, seperti dilansir laman Logam Mulia hari ini.

Setiap pembelian emas batangan atau logam mulia disertai dengan bukti potong PPh 22. Untuk transaksi harga jual emas batangan dikenakan potongan pajak, sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017.

Potongan pajak harga beli emas sesuai dengan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP.

Sedangkan penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10.000.000, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% untuk non NPWP. PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut harga emas Antam dari pecahan terkecil hingga terbesar, seperti tercatat di laman Logam Mulia, pada Selasa (24/9/2024):

  • Harga emas 0,5 gram: Rp771.500
  • Harga emas 1 gram: Rp1.443.000
  • Harga emas 2 gram: Rp2.826.000
  • Harga emas 3 gram: Rp4.214.000
  • Harga emas 5 gram: Rp6.990.000
  • Harga emas 10 gram: Rp13.925.000
  • Harga emas 25 gram: Rp34.687.000
  • Harga emas 50 gram: Rp69.295.000
  • Harga emas 100 gram: Rp138.512.000
  • Harga emas 250 gram: Rp346.015.000
  • Harga emas 500 gram: Rp691.820.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp1.383.600.000.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Jokowi Sebut 34 Juta WNI Percaya Soal Ijazah Palsu

BRIEF.ID - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mengaku...

Kapolri Tegaskan Penangkapan Listyo Sigit dkk terkait Kasus Penyadapan Murni Penegakan Hukum

BRIEF.ID - Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto akhirnya...

Seskab Teddy Menghilang Picu Tanda Tanya Publik

BRIEF.ID – Keberadaan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya...

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,47% di Kuartal III 2026, Kontributor Terbesar Konsumsi Rumah Tangga

BRIEF.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi...