Browsing Category

Brands

Brands Weekly Brief

Ini Isi Pidato Presiden Republik Indonesia Joko Widodo

July 15, 2019

Senbagai Presiden terpilih 2019-2024, Joko Widodo pada hari Minggu tanggal 14 Juli 2019, di Sentul, Bogor, menyampaikan VISI DAN MISI kedepan untuk membangun bangsa Indonesia.

Tapi apakah kalian tahu apa isi pidato tersebut? Yuk kita baca bareng – bareng di sini ,:

Assalamuallaikum wr. Wb
Salam sejahtera bagi kita semua
Om swastiastu
Namo buddhaya
Salam kebajikan

Bapak, Ibu, saudara-saudara sebangsa dan setanah air.
Seluruh rakyat Indonesia yang saya cintai. Hadirin yang berbahagia.

Kita harus menyadari, kita harus sadar semuanya bahwa sekarang kita hidup dalam sebuah lingkungan global yang sangat dinamis! Fenomena global yang ciri-cirinya kita ketahui, penuh perubahan, penuh kecepatan, penuh risiko, penuh kompleksitas, dan penuh kejutan, yang sering jauh dari kalkulasi kita, sering jauh dari hitungan kita.

Oleh sebab itu, kita harus mencari sebuah model baru, cara baru, nilai-nilai baru dalam mencari solusi dari setiap masalah dengan inovasi-inovasi. Dan kita semuanya harus mau dan akan kita paksa untuk mau. Kita harus meninggalkan cara-cara lama, pola-pola lama, baik dalam mengelola organisasi, baik dalam mengelola lembaga, maupun dalam mengelola pemerintahan. Yang sudah tidak efektif, kita buat menjadi efektif! Yang sudah tidak efisien, kita buat menjadi efisien!

Manajemen seperti inilah yang kita perlukan sekarang ini. Kita harus menuju pada sebuah negara yang lebih produktif, yang memiliki daya saing, yang memiliki fleksibilitas yang tinggi dalam menghadapi perubahan-perubahan itu. Oleh sebab itu, kita menyiapkan tahapan-tahapan besar.

PERTAMA, pembangunan infrastruktur akan terus kita lanjutkan! Infrastruktur yang besar-besar sudah kita bangun. Ke depan, kita akan lanjutkan dengan lebih cepat dan menyambungkan infrastruktur besar tersebut, seperti jalan tol, kereta api, pelabuhan, dan bandara dengan kawasan-kawasan produksi rakyat. Kita sambungkan dengan kawasan industri kecil, sambungkan dengan Kawasan Ekonomi Khusus, sambungkan dengan kawasan pariwisata. Kita juga harus menyambungkan infrastruktur besar dengan kawasan persawahan, kawasan perkebunan, dan tambak-tambak perikanan.

KEDUA, pembangunan SDM. Kita akan memberikan prioritas pembangunan kita pada pembangunan sumber daya manusia. Pembangunan SDM menjadi kunci Indonesia ke depan. Titik dimulainya pembangunan SDM adalah dengan menjamin kesehatan ibu hamil, kesehatan bayi, kesehatan balita, kesehatan anak usia sekolah. Ini merupakan umur emas untuk mencetak manusia Indonesia unggul ke depan. Itu harus dijaga betul. Jangan sampai ada stunting, kematian ibu, atau kematian bayi meningkat. Tugas besar kita di situ!

Kualitas pendidikannya juga akan terus kita tingkatkan. Bisa dipastikan pentingnya vocational training, pentingnya vocational school. Kita juga akan membangun lembaga Manajemen Talenta Indonesia. Pemerintah akan mengidentifikasi, memfasilitasi, serta memberikan dukungan pendidikan dan pengembangan diri bagi talenta-talenta Indonesia.

Diaspora yang bertalenta tinggi harus kita berikan dukungan agar memberikan kontribusi besar bagi percepatan pembangunan Indonesia. Kita akan menyiapkan lembaga khusus yang mengurus manajemen talenta ini. Kita akan mengelola talenta-talenta hebat yang bisa membawa negara ini bersaing secara global.

KETIGA, kita harus mengundang investasi yang seluas-luasnya dalam rangka membuka lapangan pekerjaan. Jangan ada yang alergi terhadap investasi. Dengan cara inilah lapangan pekerjaan akan terbuka sebesar-besarnya. Oleh sebab itu, yang menghambat investasi, semuanya harus dipangkas, baik perizinan yang lambat, berbelit-belit, apalagi ada punglinya! Hati-hati, ke depan saya pastikan akan saya kejar, saya kontrol, saya cek, dan saya hajar kalau diperlukan. Tidak ada lagi hambatan-hambatan investasi karena ini adalah kunci pembuka lapangan pekerjaan.

KEEMPAT, sangat penting bagi kita untuk mereformasi birokrasi kita. Reformasi struktural! Agar lembaga semakin sederhana, semakin simpel, semakin lincah! Hati-hati! Kalau pola pikir, mindset birokrasi tidak berubah, saya pastikan akan saya pangkas!

Kecepatan melayani, kecepatan memberikan izin, menjadi kunci bagi reformasi birokrasi. Akan saya cek sendiri! Akan saya kontrol sendiri! Begitu saya lihat tidak efisien atau tidak efektif, saya pastikan akan saya pangkas, copot pejabatnya. Kalau ada lembaga yang tidak bermanfaat dan bermasalah, akan saya bubarkan!

Tidak ada lagi pola pikir lama! Tidak ada lagi kerja linier, tidak ada lagi kerja rutinitas, tidak ada lagi kerja monoton, tidak ada lagi kerja di zona nyaman. HARUS BERUBAH! Sekali lagi, kita harus berubah. Kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, menuntut kita harus cepat beradaptasi dengan perkembangan zaman. Maka kita harus terus membangun Indonesia yang ADAPTIF, Indonesia yang PRODUKTIF, dan Indonesia yang INOVATIF, Indonesia yang KOMPETITIF.

KELIMA, kita harus menjamin penggunaan APBN yang fokus dan tepat sasaran. Setiap rupiah yang keluar dari APBN, semuanya harus kita pastikan memiliki manfaat ekonomi, memberikan manfaat untuk rakyat, meningkatkan kesejahteraan untuk masyarakat.

BAPAK IBU DAN HADIRIN YANG BERBAHAGIA, namun perlu saya ingatkan bahwa mimpi-mimpi besar hanya bisa terwujud jika kita bersatu! Jika kita optimis! Jika kita percaya diri! Kita harus ingat bahwa negara kita adalah negara besar! Negara dengan 17 ribu pulau. Dengan letak geo-politik yang strategis. Kita adalah negara yang ber-Bhinneka Tunggal Ika! Memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Demografi kita juga sangat kuat! Jumlah penduduk 267 juta jiwa, yang mayoritas di usia produktif.

Kita harus optimis menatap masa depan! Kita harus percaya diri dan berani menghadapi tantangan kompetisi global. Kita harus yakin bahwa kita bisa menjadi salah satu negara terkuat di dunia.

Persatuan dan kesatuan bangsa adalah pengikat utama dalam meraih kemajuan. Persatuan dan persaudaraan kita harus terus kita perkuat! Hanya dengan bersatu, kita akan menjadi negara yang kuat dan disegani di dunia! Ideologi Pancasila adalah satu-satunya ideologi bangsa yang setiap Warga Negara harus menjadi bagian darinya!

Dalam demokrasi, mendukung mati-matian seorang kandidat itu boleh. Mendukung dengan militansi yang tinggi itu juga boleh. Menjadi oposisi itu juga sangat mulia. Silakan. Asal jangan oposisi menimbulkan dendam. Asal jangan oposisi menimbulkan kebencian. Apalagi disertai dengan hinaan, cacian, dan makian.

Kita memiliki norma-norma agama, etika, tata krama, dan budaya yang luhur.

Pancasila adalah rumah kita bersama, rumah bersama kita sebagai saudara sebangsa! Tidak ada toleransi sedikit pun bagi yang mengganggu Pancasila! Yang mempermasalahkan Pancasila! Tidak ada lagi orang Indonesia yang tidak mau ber-Bhinneka Tunggal Ika! Tidak ada lagi orang Indonesia yang tidak toleran terhadap perbedaan! Tidak ada lagi orang Indonesia yang tidak menghargai penganut agama lain, warga suku lain, dan etnis lain.

Sekali lagi, ideologi kita adalah Pancasila. Kita ingin bersama dalam Bhinneka Tunggal Ika, dalam keberagaman. Rukun itu indah. Bersaudara itu indah. Bersatu itu indah.

Saya yakin, semua kita berkomitmen meletakkan demokrasi yang berkeadaban, yang menunjujung tinggi kepribadian Indonesia, yang menunjung tinggi martabat Indonesia, yang akan membawa Indonesia menjadi Indonesia Maju, Adil dan Makmur.

Indonesia Maju adalah Indonesia yang tidak ada satu pun rakyatnya tertinggal untuk meraih cita-citanya. Indonesia yang demokratis, yang hasilnya dinikmati oleh seluruh rakyat. Indonesia yang setiap warga negaranya memiliki hak yang sama di depan hukum. Indonesia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi kelas dunia. Indonesia yang mampu menjaga dan mengamankan bangsa dan negara dalam dunia yang semakin kompetitif.

Ini bukanlah tentang aku, atau kamu. Juga bukan tentang kami, atau mereka. Bukan soal Barat atau Timur. Juga bukan Selatan atau Utara. Sekarang bukan saatnya memikirkan itu semua. Tapi ini saatnya memikirkan tentang bangsa kita bersama. Jangan pernah ragu untuk maju karena kita mampu jika kita bersatu!

Terima kasih,
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Brands Weekly Brief

Destry Damayanti, Dari Pendidik Hingga Pimpinan Bank Indonesia

July 12, 2019

Jakarta, 12 Juli 2019 – Destry Damayanti saat ini menjadi pusat perhatian mata media di seluruh Indonesia. Hal ini bukan karena pemberitaan negatif, tapi mengenai dirinya menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) yang menggantikan Mirza Adityaswara.

Tapi apakah kalian tahu bahwa sebelumnya Destry adalah seorang pendidik di salah satu universitas terkemuka di Indonesia?

Ya, sebelum berstatus sebagai Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry merupakan lulusan ekonomi salah satu universitas terkemuka di Indonesia yaitu Universitas Indonesia pada tahun 1989. Pendidikan yang ia tempuh tidak hanya berhenti di sana. Destri melanjutkan jenjang pendidikannya ke Field of Regional Science Cornell University di New York tahun 1992.

Karir Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) ini, dimulai dari Economic Adviser untuk Duta Besar Inggris untuk Indonesia tahun 2000 – 2003, dan peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (2005-2006), selama priode tersebut ia berkutat sebagai pendidik.

Tapi di tahun 2005-2011, ia juga pernah menjabat sebagai, Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas (2005-2011). Dilanjutkan di tahun 2014-2015, Destri berkesempatan menduduki jabatan sebagai Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN.

Di tahun yang sama ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif di Mandiri Institute dan Ketua Panitia Seleksi Pemimpin KPK, dan Destri juga diangkat menjadi Anggota Dewan Komisioner LPS pada tanggal 24 September 2015 berdasarkan keputusan Presiden No. 158/M Tahun 2015 tanggal 21 September 2015.

Brands Economy

Presiden Joko Widodo Tegur Menteri untuk Tingkatkan Ekspor dan Investasi

July 9, 2019

Jakarta, 9 Juli 2019 – Presiden RI Joko Widodo meminta untuk seluruh jajaran Kementerian Indonesia untuk mencermati data terbaru yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Hal ini disampaikan pada Sidang Kabinet Paripurna di Ruang Garuda, Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (8/7).

Pada sidang tersebut Presiden menegur sejumlah menteri kabinetnya yaitu Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno untuk memperhatikan data BPS terkait ekspor dan impor Indonesia yang mengalami penurunan.

“Coba dicermati angka-angka ini. Kenapa impor begitu sangat tinggi. Kalau didetailkan lagi migas (minyak dan gas) ini naiknya gede sekali. Hati-hati di migas. Pak Menteri ESDM yang berkaitan dengan ini, Bu Menteri BUMN yang berkaitan dengan ini. Karena remnya paling banyak ada di situ,” ujar Presiden.

Ekspor Indonesia selama Januari-Mei 2019 secara _year on year_ turun 8,6 persen. Sementara untuk impor, selama periode Januari-Mei 2019 juga turun 9,2 persen secara _year on year_. Hal ini berarti neraca perdagangan Indonesia sampai Mei 2019 mengalami defisit sebesar USD2,14 miliar.

Presiden menjelaskan bahwa nilai ekspor memiliki peluang yang dapat dimanfaatkan. Salah satu contoh yang membuat peluang besar untuk tingkatkan nilai ekspor adalah perang dagang antara Amerika dan Tiongkok.

“Kesempatan ekspor kita untuk masuk ke Amerika ini besar sekali dengan pengenaan tarif terhadap barang-barang atau produk dari Tiongkok. Ini kesempatan kita untuk menaikkan kapasitas dari pabrik-pabrik atau industri-industri yang ada,” lanjutnya.

Sedangkan itu, Presiden juga membahas soal investasi terutama yang berkaitan dengan kemudahan berusaha. Salah satu caranya dengan mempermudah perizinan, sehingga dimintanya agar kementerian terkait dapat mempermudah pemberian izin.

Presiden mencontohkan bawa pemberian izin untuk kemudahan usaha masih terbilang lama, seperti di Kementerian Kehutanan misalnya dalam mengurus lahan yang harus menempuh waktu yang lama. Sedangkan, di bidang pariwisata, Kepala Negara mencontohkan kondisi di Manado, Sulawesi Utara, yang baru saja ia kunjungi pekan lalu. Menurutnya, banyak pihak yang ingin membangun hotel di Manado tetapi terkendala masalah perizinan yang tidak segera terselesaikan.

“Hal seperti ini kalau bicara detail kita ini terbelit oleh rutinitas dan tidak berani melihat _problem_ dan tantangan-tantangan yang riil kita hadapi. Sampai kapanpun kita tidak bisa menyelesaikan masalah-masalah yang ada. Saya kira kerja yang terintegrasi, kerja tim antarkementerian, yang harus didahulukan,” tandasnya.

Brands Corporate Update

Pegadaian Raih Penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2019

June 18, 2019

PT Pegadaian (Persero) meraih penghargaan bergengsi dari HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2019. Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori The Best Work Place.

Penghargaan tersebut merupakan apresiasi terhadap keberhasilan Pegadaian sebagai BUMN dalam melakukan transformasi digital, dari mulai membenahi Sumber Daya Manusia (SDM), produk, layanan, proses kerja dan budaya kerja yang berbasis pada tata kelola perusahaan (GCG/good corporate governance) dan kinerja PT Pegadaian (Persero) yang berbasis teknologi informasi.

“Kami sangat mengapresiasi penghargaan dari HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2019 ini. Penghargaan ini akan terus mendorong kami untuk konsisten dalam mengimplementasikan GCG secara berkelanjutan, dengan membangun sistem transparansi berbasis digital dan pengembangan big data serta SDM yang kami miliki,” ungkap Direktur SDM dan Hukum, Edi Isdiwarto, Jakarta, Jumat (14/6).

Sistem penilaian yang dilakukan melalui tiga proses, yaitu company description, sample survey ke 30 karyawan terkait aspek-aspek lingkungan kerja, dan presentasi mengenai company practices.

Edi menyatakan penghargaan tersebut akan memberikan sebuah motivasi dalam mencapai visi dan misi Pegadaian. Sehingga akan menciptakan perkembangan dalam peningkatan kapabilitas yang meliputi knowledge, skill, dan attitude.

“Untuk peningkatan produktivitas tenaga kerja di Pegadaian. Maka perusahaan memiliki strategi – strategi yang disusun, diantaranya melalui peningkatan kompetensi, peningkatan kesejahteraan, benefit, kompensasi yang kompetitif dan berbasis kinerja.”

Seperti yang diketahui, Pegadaian semakin fokus menjalankan prinsip-prinsip pengembangan talent management dan sumber daya manusia yang mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik. Oleh sebab itu Pegadaian memiliki program Pegadaian Bersih-Bersih, yang terdiri dari Program Bersih Administrasi, Bersih Hati, dan Bersih Lingkungan. Program ini bertujuan untuk mendorong penerapan GCG di dalam dan di sekitar Pegadaian.

Pegadaian juga sedang fokus terhadap program Groom Talent (G-Talent) yang bertujuan untuk mengembangkan talen internal. Oleh karenanya perusahaan pada penyiapan SDM dilakukan secara serius untuk menyongsong era baru.

Tidak hanya itu, Pegadaian juga memiliki Program The Gade Goes to Campus. Program tersebut menunjukkan perseroan kini menjadi tempat bekerja yang dibanggakan, sekaligus mencari talenta-talenta muda di kampus-kampus terbaik di Indonesia. Selain itu juga dalam upaya memberikan literasi keuangan untuk generasi minenial, ditengah makin pesatnya industri teknologi digital dan banyaknya produk-produk keuangan.

Berdasarkan data perusahaan, jumlah pegawai organik Pegadaian mencapai 13.400 orang, sedangkan outsourcing 12.700 orang dengan jumlah outlet 4.319. Adapun dua strategi untuk memperluas jaringan yang dulu telah diubah menjadi agen Pegadaian yang berstatus sebagai mitra.

Adapun metode perusahaan dalam melakukan rekrutmen SDM dilakukan secara terbuka melalui media massa atau sarana lain agar informasi diterima oleh masyarakat secara luas. Penerimaan SDM yang kompeten sesuai dengan persyaratan yang ditentukan dan selaras dengan perkembangan perusahaan, PT Pegadaian (Persero) melakukan pengadaan pegawai yang berazaskan kepada prinsip transparansi, akuntabilitas, independen, dan keadilan.

Brands

IIKP Mendapatkan Penghargaan di Hari Kartini

May 4, 2019

Jakarta, 4 Mei 2019 – Ikatan Istri Karyawan PT Pegadaian (persero) atau IIKP mendapatkan penghargaan dari Ketua Ikatan Istri Pimpinan BUMN (IIP BUMN) Ibu Erry Imam Aprianto Putro kepada Ketua IIKP atau Istri dari Direktur Utama Pegadaian, Hj. Dra. Endah Watiningsih Kuswiyoto, Ak. Penghargaan diberikan dalam peringatan Hari Kartini yg diselenggarakan oleh IIP BUMN di Pelindo, Tanjung Priok.

Penghargaan IIP BUMN 2019 diberikan, karena IIKP dinilai berperan sangat aktif dalam mendukung program Indonesia Bersih yang dicanangkan oleh organisasi OASE dibawah kepemimpinan ibu Iriana Joko Widodo, yang merupakan organisasi induk dari IIP BUMN. “Bagi kami, penghargaan ini merupakan sebuah bentuk apresiasi atas kerja keras dan aktif dari para istri dibawah organisasi IIKP,” tutur Endah dalam sambutannya.

Endah menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi pendorong bagi IIKP, agar selalu memberikan yang terbaik bagi kesinambungan program Indonesia Bersih. “Harapan kami, program Indonesia Bersih dapat menjadi kerangka kerja agar seluruh masyarakat Indonesia semakin sadar dan bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan. Dan semakin sadar kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua sebagai warga negara agar tercipta masyarakat yg sehat dan sejahtera,” ujar Endah.

Endah menjelaskan bahwa program Indonesia Bersih merupakan gerakan kolaboratif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, swasta dan berbagai pihak untuk mewujudkan Indonesia Bebas Sampah di 2020, karena saat ini Indonesia menduduki peringkat ke dua dunia yg tercemar sampah plastik.

Untuk mencapai terwujudnya Indonesia Bersih, pengelolaan sampah perlu ditangani dengan serius. Salah satu bentuk yang telah dilakukan oleh Pegadaian adalah Program Mengubah Sampah menjadi Emas, dimana sampah-sampah plastik dikumpulkan, ditimbang di Bank Sampah dan dapat ditukar dengan Emas. Hingga saat ini Pegadaian telah mengelola Bank Sampah di 19 titik dari 58 titik yang dicanangkan.

Hal lain yang tak kalah penting adalah pengendalian pencemaran lingkungan yang dimulai dari diri sendiri dengan meminimalisir penggunaan plastik, misalnya membawa minum dengan tumbler sebagai pengganti botol plastik dan penggunaan tas kain untuk belanja yang bisa dipakai berkali-kali sebagai pengganti kantong plastik.

“Saya berharap IIKP dapat terus menunjukkan perkembangannya dalam membantu meminimalkan penggunaan sampah plastik sehingga tercipta lingkungan yang bebas plastik sesuai harapan kita dan pemerintah,” tutup Endah.

****

Brands Lifestyle

Pegadaian Tebar Hadiah April Emas – Belanja Emas Nasional

May 2, 2019

Jakarta — Pegadaian berbagi bahagia dengan menebar hadiah bertajuk April Emas–April Belanja Emas Nasional kepada masyarakat yang melakukan transaksi pembukaan rekening dan top up produk Tabungan Emas di seluruh channel Pegadaian selama periode 1 – 30 April 2019.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dalam acara pengundian hadiah di Dua Mutiara Ballroom JW Marriot Hotel Jakarta Kamis, (02/05/2019) mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap layanan produk bisnis emas dan fitur aplikasi Pegadaian Digital.

“Kami ingin masyarakat mendapatkan pengalaman baru dengan bertransaksi menabung emas melalui aplikasi Pegadaian Digital. Melalui program ini diharapkan juga dapat meningkatkan keterikatan nasabah untuk terus memilih Pegadaian sebagai mitra bisnis. Jadi, targetnya adalah menciptakan customer experience bagi nasabah baru dan customer engagement bagi nasabah lama,” ujarnya.

Lebih lanjut Kuswiyoto menambahkan bahwa dari program April Belanja Emas ini dapat menambah 90.394 rekening tabungan emas nasabah baru, naik 29,2% dari bulan Maret 2019, dengan jumlah transaksi sebanyak 412.133 atau naik 22,5% dibandingkan bulan sebelumnya. Dengan melihat antusias masyarakat yang memilih tabungan emas sebagai alternatif investasi, Kuswiyoto optimis kinerja perusahaan terus meningkat, apalagi Pegadaian juga mengembangkan produk Gadai Tabungan Emas melalui aplikasi Pegadaian Digital.

Berikut hadiah yang diundi dalam program April Belanja Emas :

• Grand prize I: Tabungan Emas seberat 118 gram untuk 1 (satu) orang pemenang senilai Rp. 76,7 juta

• Grand prize II : Paket wisata Kapal Pesiar Executive ke Singapore-Penang untuk 2 (dua) orang pemenang masing-masing senilai Rp. 20 juta

• Grand prize III: Paket Wisata Kapal Pesiar Reguler ke Singapore-Penang untuk 5 (lima) orang pemenang masing-masing senilai Rp. 15 juta

Selain hadiah grand prize, Pegadaian juga memberikan hadiah Tabungan Emas dengan berat total 2.088 gram untuk 1.770 orang selama bulan April 2019 yang diundi setiap 2 (dua) hari. Dengan demikian setiap pengundian terdapat 118 pemenang dengan dengan hadiah Tabungan Emas masing-masing 1,18 gram, atau total hadiah setiap pengundian seberat 139,24 gram.

Brands Lifestyle

Pegadaian Dorong Anak Muda Lebih Kreatif Melalui Kopi

April 30, 2019

PT Pegadaian (persero) terus mendorong pemuda-pemudi Indonesia untuk selalu kreatif, dan terampil dalam mengadopsi perkembangan global khususnya di bidang kopi, melalui Kelas Kreatif Barista Kopi. Melalui kelas ini, pemuda-pemudi Indonesia didorong untuk menjadi pewirausaha kedai kopi.

“Kelas Kreatif Barista Kopi merupakan wadah bagi anak-anak muda Indonesia untuk menggapai impian mereka untuk menjadi seorang barista melalui pembelajaran, pelatihan, dan perluasan jaringan pertemanan atau rekanan usaha,” kata Direktur Jaringan, Operasional, dan Penjualan Pegadaian, Damar Latri Setiawan, Jakarta, Selasa (30/4).

Damar menjelaskan bahwa kelas tersebut memiliki tujuan memberikan materi mengenai cara mengolahnya menjadi minuman yang digandrungi tua dan muda serta mengenai kopi di Tanah Air. Indonesia memiliki kopi-kopi yang tidak kalah lebih berkualitas dari negara berkembang lainnya.

Seperti diketahui, Pegadaian saat ini makin agresif merambah pasar milenial. Salah satu caranya adalah dengan meluncurkan The Gade Coffee and Gold. The Gade Coffee & Gold merupakan outlet layanan prioritas untuk meningkatkan jumlah nasabah bagi kalangan milenial. Saat ini, The Gade Coffee & Gold telah berada di 33 kota di seluruh Indonesia dan direncanakan hingga 36 outlet di seluruh wilayah di Indonesia.

“Di The Gade Coffee and Gold, Pegadaian menyajikan kopi berkualitas. Pengunjung dapat menikmati berbagai varian kopi nusantara. Pengunjung bisa menikmati varian kopi mulai Kopi Gayo, Kopi Flores, Kopi Bondowoso, Kopi Kerinci, Kopi Toraja, hingga Kopi Garut Kasuga.” Selain itu, The Gade Coffee & Gold juga memiliki petani binaan yang biji kopinya (dari varian Garut Kasuga) menjadi primadona beberapa waktu lalu di London Coffee Festival 2019 bersama dengan 250 pelaku industri kopi dunia. Varian kopi specialty tersebut telah dikurasi oleh Libertad Union Coffee Roaster dengan dukungan dari The Gade Coffee & Gold.

Sebagai informasi, Kelas Kreatif Barista Kopi ini diikuti 100 peserta dan diisi oleh Awan SP, Head roaster dari Libertad Union Coffee Roaster dan Della Mifti, Head barista dari Libertad Union Coffee Roaster.

Brands

Pegadaian Lakukan Integrasi Data Perpajakan

April 30, 2019

Jakarta, 29/04/2019 — Pegadaian terus konsisten dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) hari ini Senin (29/04/2019) melaksanakan program Integrasi Data Perpajakan dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang diresmikan di gedung Langen Palikrama Kantor Pusat Pegadaian sebagai tindak arahan Menteri BUMN, Rini M. Soemarno.

Kegiatan pencanangan dihadiri oleh pejabat DJP yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak, Suryo Utomo, Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas), Hestu Yoga Saksama, Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi (TTKI) Iwan Djuniardi, Kepala Kantor Wilayah DJP Wajib Pajak Besar, Mekar Satria Utama. Dari kementerian BUMN hadir Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Gatot Trihargo beserta jajaran.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto menyambut baik serta siap mendukung dan menyukseskan program Integrasi Data Perpajakan Pegadaian dengan DJP. Hal ini sejalan dengan program transformasi digital yang sedang dijalankan oleh perusahaan.
“Program integrasi data perpajakan ini sangat bermanfaat memudahkan pemenuhan hak dan kewajiban perpajakan yang lebih baik. Hal ini tentu membantu kami sebagai wajib pajak dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik”.

Lebih lanjut Kuswiyoto mengatakan bahwa kontribusi pajak yang diberikan oleh Pegadaian terus mengalami peningkatan. Tahun 2017 Pegadaian menyetorkan pajak sebesar Rp. 1,26 triliun, pada tahun 2018 naik menjadi Rp. 1,44 triliun.

Dalam sambutannya, Suryo Utomo yang mewakili Direktur Jenderal Pajak, menyampaikan apresiasi kepada PT Pegadaian yang telah melakukan Integrasi Data Perpajakan dengan DJP dan juga menyampaikan manfaat integrasi data untuk wajib pajak yaitu untuk efisiensi dan mengurangi cost of compliance dengan meminimalisir kesalahan administrasi perpajakan.

“Beberapa faktor yang melatarbelakangi dukungan ini adalah karena keinginan para wajib pajak BUMN untuk memberi yang terbaik untuk negeri sehingga kepatuhan pajak menjadi hal yang penting. BUMN juga selayaknya menjadi barometer kepatuhan dalam pemenuhan kewajiban perpajakan. Terkait dengan pemenuhan kewajiban perpajakan, seharusnya cost of compliance Wajib Pajak BUMN rendah dengan minimnya sanksi administrasi perpajakan”.

Lebih lanjut Suryo Utomo menjelaskan Integrasi Data Perpajakan ini dimulai dengan rapat koordinasi antara pihak dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (KemenBUMN), dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada tanggal 26 Desember 2016.

Pada pertemuan tersebut Kementerian BUMN memberikan dukungan terhadap rencana integrasi dan pertukaran data Perpajakan. Selanjutnya dari rapat koordinasi tingkat tinggi tersebut akhirnya disepakati bahwa Kementerian BUMN sangat mendukung program Integrasi Data Perpajakan dengan DJP dan meminta agar BUMN segera melakukan Integrasi Data Perpajakan.

Untuk melaksanakan program Integrasi Data ini, Kanwil DJP Wajib Pajak Besar juga telah membentuk Tim Integrasi dan Pertukaran Data Perpajakan sejak tahun 2017 yang dipimpin oleh Mekar Satria Utama sebagai Pengarah. Pegadaian merupakan BUMN kelima setelah Pertamina, Telekomunikasi Indonesia, Perusahaan Listrik Negara, dan Pelindo III yang melaksanakan integrasi data tahun lalu dan Pegadaian merupakan BUMN pertama yang melaksanakan integrasi data di tahun 2019.

#PajakKitaUntukKita

Brands

HUT-118, Pegadaian Luncurkan 3 Produk Andalan

April 28, 2019

Jakarta – PT Pegadaian (Persero) di puncak HUT ke 118 meluncurkan tiga produk andalan sekaligus, yaitu Gadai on Demand (GoD), Branch Transformation Office, dan Rahn Tasjily Tanah dalam upaya menuju Peran & Era Baru Pegadaian untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Direktur Utama PT Pegadaian (persero) Kuswiyoto mengatakan tiga produk layanan tersebut merupakan wujud nyata dari kinerja Pegadaian yang terus melakukan inovasi produk dan sistem layanan secara digital untuk memenuhi kebutuhan nasabah. “Kami menyadari bahwa nasabah semakin ingin dilayani dengan cepat, aman, dan nyaman dengan menggunakan teknologi digital. Oleh karena itu, hari ini kami meluncurkan tiga produk layanan untuk mempermudah nasabah menggunakan fasilitas dari Pegadaian,” kata Kuswiyoto di acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Pegadaian ke 118, Jakarta, Minggu (28/4).

Kuswiyoto menjelaskan Gadai on Demand (GoD) merupakan layanan yang membantu nasabah yang ingin menggadaikan perhiasan atau barang berharga lainnya, tetapi tidak memiliki waktu ke gerai Pegadaian. Maka, Pegadaian bekerjasama dengan perusahaan berbasis digital di sektor transportasi on demand, yang bertugas untuk menjemput barang yang akan digadaikan. “Dengan GoD, nanti petugas ojek online akan menjemput barang yang akan digadaikan, selanjutnya dana hasil gadai akan ditransfer ke rekening nasabah.”

Sementara itu, Rahn Tasjily Tanah merupakan produk dari Pegadaian Syariah dengan jaminan berupa sertifikat tanah atau bukti kepemilikan tanah yang ditujukkan kepada pengusaha mikro dan petani. “Cara kerja dan prinsipnya pun disesuaikan dengan prinsip syariat Islam. Selain itu, marhun bih atau pinjaman yang diberikan juga terbilang tinggi, mulai dari Rp1 juta hingga Rp200 juta dengan aturan angsuran yang sangat fleksibel,” ujar Kuswiyoto.

Sedangkan Branch Transformation Office merupakan peluncuran standarisasi outlet baik dari sisi fisik bangunan, maupun sistem layanan. Dari sisi penjualan, layanan ini akan meningkatkan sistem kerja seperti penetapan sales model, penetapan standar penjualan di cabang, peningkatan produktifitas outbond sales, pengembangan sales tools, dan sebagai customer relationship management yang terintegrasi.

“Untuk proses bisnis, Branch Transformation Office akan meningkatkan sistem perusahaan seperti redesign branch choreography, penggunaan aplikasi erica pada transaksi cabang, reengineering proses bisnis yang mendukung transaksi cashless, auto scoring pinjaman makro, penggunaan QR code pada surat bukti gadai, penggunaan perjanjian kredit digital, dan digitalisasi penyimpanan barang jaminan,” jelasnya.

Kuswiyoto menambahkan dengan tiga produk baru ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah nasabah, sehingga target nasabah 12 juta jiwa di tahun 2019 dapat tercapai.

Karya Jurnalistik Pegadaian Terbaik

Pada acara puncak HUT ke 118 Pegadaian juga mengumumkan pemenang lomba karya jurnalistik terbaik. “Kami mengapresiasi rekan-rekan jurnalis dan media massa yang mengikuti lomba karya jurnalistik ini. Pertama-tama saya mengucapkan selamat bagi para pemenang, karena tidaklah mudah untuk menentukan pemenang lomba karya jurnalistik dari sekian banyak artikel yang masuk,” ujar Kuswiyoto.

Lomba karya jurnalistik ini mengangkat tema The Gade Era Baru, dengan pilihan subtema “Kreatif Mengolah Sampah Menjadi Tabungan Emas” dan “Digitalisasi Pegadaian”. Karya jurnalistik yang diikutsertakan sudah diterbitkan di media cetak atau online dalam rentang waktu Februari–April 2019.

Kedua subtema ini merupakan program yang sedang digencarkan di Pegadaian, yaitu Pegadaian Bersih-Bersih yang merupakan program CSR dan transformasi digital. Dari hasil penilaian Dewan Juri yang terdiri dari akademisi, jurnalis senior, konsultan dan Sekretaris Perusahaan Pegadaian maka hasilnya adalah karya jurnalistik terbaik, masing-masing tiga media cetak dan online.

Menurut Kuswiyoto, para pemenang lomba karya jurnalistik ini telah memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Dewan Juri, antara lain karya yang memenuhi kode etik jurnalistik, hasil eksplorasi penulis terhadap tema yang ditentukan dan memiliki nilai konten yang humanis dan kuat, serta kelengkapan informasi yang dalam.

“Adanya lomba karya jurnalistik ini, semoga mendorong rekan-rekan media untuk terus memberikan informasi dan manfaat dari berbagai layanan di Pegadaian untuk seluruh masyarakat,” tambahnya.

Adapun juara Lomba Karya Jurnalistik Pegadaian, yaitu:

Media Cetak:

  1. Kompas – Irma Tambunan dengan artikel berjudul “Memilah Sampah Menuai Emas”.
  2. Sindo Weekly – Eko Adhi Caroko dengan artikel berjudul “Membidik Milenial Melalui The Gade”.
  3. Koran Sindo – Suwarny Dammar dengan artikel berjudul “The Gade Clean & Gold Pegadaian Jadikan Hidup Bersih Bernilai Emas”.

Media online

  1. SuaraMerdeka.com – Puji Purwanto dengan artikel berjudul “Lingkungan Berseri, Warga Menuai Manfaat Investasi”.
  2. Bisnis.com – Dinda Wulandari dengan artikelnya berjudul “Transformasi Pegadaian: Menggaet Millenial Lewat Digitalisasi Hingga Kedai Kopi”.
  3. Republika.co.id – Teguh Firmansyah dengan artikel berjudul “Mengumpulkan Emas Dari Gunungan Sampah”.

Sebagai apresiasi bagi karya jurnalistik terbaik, Pegadaian memberikan hadiah berupa tabungan emas masing-masing:
• Juara l – Emas seberat 15 gram
• Juara ll – Emas seberat 12 gram
• Juara III – Emas seberat 10 gram

118 Tahun Pegadaian Makin Muda(h)

Sementara itu, Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas usia Pegadaian yang mencapai 118 dan masih terus tumbuh serta memberikan kontribusi yang besar kepada bangsa. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan dan keluarga, manajemen jajaran direksi, serta komisaris, yang telah bersama-sama membangun, merawat dan membesarkan Pegadaian hingga mencapai usia 118 tahun, dan berhasil menunjukkan kinerja yang baik,” jelas Kuswiyoto.

Kontribusi Pegadaian untuk bangsa ini terus meningkat. “Alhamdulillah sepanjang tahun 2018 kita berhasil menyetorkan pajak sebesar Rp1,441 triliun dan dividen Rp1,005 triliun.

Kuswiyoto menjelaskan kegiatan ini merupakan ungkapan terima kasih sekaligus apresiasi kepada karyawan dan keluarganya, baik suami, istri, maupun anak yang telah memberikan dukungan bagi pekerja/insan Pegadaian. “Langkah kita hari ini merupakan tahap awal untuk meningkatkan sinergi dan soliditas di Pegadaian. Dirgahayu Pegadaian ke-118, mudah-mudahan rencana kita dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi kita semua dan Tanah Air yang kita cintai,” ujar Kuswiyoto.

Dalam rangkaian acara HUT Pegadaian juga membagikan doorprize kepada para pengunjung dan peserta yang merupakan keluarga besar insan Pegadaian. “Ini semua merupakan hasil kerja saudara-saudara dan anak-anakku sekalian yang sudah begitu antusias bersama manajemen melakukan transformasi di era digital. Tetapi, kita tidak boleh lekas berpuas diri, karena ini baru langkah awal dalam menyelesaikan proses transformasi, Menuju Peran & Era Baru Pegadaian untuk menghadapi Industri Jasa Keuangan 4.0.”.

Brands Weekly Brief

Pegadaian Rayakan Hari Jadi ke 118

April 2, 2019

Jakarta, 1 April 2019 – PT Pegadaian (persero) merayakan ulang tahun ke 118 di Kantor Pusat PT Pegadaian (persero), Jl. Kramat Raya, Kenari, Senen, Jakarta Pusat. Acara tersebut dimeriahkan oleh jajaran direksi dan ribuan pegawai Pegadaian se-Jabodetabek dan diawali dengan upacara pada pukul 08.00 WIB yang dipandu oleh Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto.

Dalam sambutannya, Kuswiyoto menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh jajaran yang ada di Pegadaian. Karena telah bekerja dengan maksimal, sehingga dapat mencatatkan pendapatan perseroan tumbuh positif. Sehingga, Ke depan semua jajaran dan Karyawan perseroan harus siap bekerja dengan penuh kesungguhan dan kemauan lebih kreatif menuju Peran & Era Baru Pegadaian di era digital.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan, manajemen, jajaran Direksi, serta Dewan Komisaris, yang telah bersama-sama membangun, merawat dan membesarkan Pegadaian hingga mencapai usia sekarang ini, dan berhasil menunjukkan kinerja terbaik, yang ditandai dengan Laba bersih Rp 2,77 triliun,” kata Kuswiyoto pada sambutannya di Acara Ulang Tahun Pegadaian ke 118, Jakarta, Senin (1/4).

Kuswiyoto menjelaskan bahwa, di tahun 2018 Pegadaian dapat berkontribusi kepada pembangunan di Indonesia dengan menyetorkan pajak sebesar Rp1,441 triliun dan Dividen Rp 1,005 triliun. Menurutnya hal tersebut merupakan pencapaian yang membanggakan bagi seluruh jajaran Pegadaian, akan tetapi semua karyawan Pegadaian diminta untuk tetap giat dalam melakukan pekerjaan. Sehingga dapat menghasilkan kinerja Pegadaian lebih meningkat lagi.

“Untuk itu saya mengajak saudara-saudaraku semua untuk menjadi lebih muda kembali di usia ke 18 (setelah melampui 1 abad), dan bekerja tidak lagi biasa-biasa saja sekedar melakukan program kerja, yang terpaku pada tenggo (misalnya : jam 8 masuk dan jam 17 pulang). Tetapi semua memiliki semangat baru dalam bekerja, kita semua harus lebih cerdas, gesit dan lincah dalam bekerja dan berperan dengan memberikan kontribusi terbaik bagi Pegadaian.”

Sementara itu, Kuswiyoto menyatakan Pegadaian akan terus melakukan inovatif produk dan sistem layanan secara online (digital) untuk memenuhi kebutuhan nasabah. Bukan hanya fasilitas layanan saja yang ditingkatkan, tetapi juga menciptakan berbagai produk baru digital yang akan diluncurkan pada tahun ini.

Kuswiyoto menjelaskan dalam waktu dekat ini akan segera meluncurkan beberapa produk baru, diantaranya adalah Gadai on Demand yang merupakan program Pegadaian untuk membantu masyarakat agar lebih mudah untuk mengakses layanan perseroan kepada nasabah. Program tersebut akan bekerjasama dengan perusahaan besar berbasis layanan digital.

“Di sisi lain, Manajemen terus mendorong inovasi dengan menciptakan produk baru yang akan di launching tanggal 28 April di acara puncak perayaan HUT. Ini adalah cara menambah nasabah dan size bisnis kita. Cara lain adalah menjadikan semuanya adalah marketer, melibatkan para istri/suami dan keluarga besar untuk aktif menjadi agen penjualan, ikut men-sukseskan program Employee Get Customer dimana kegiatan kegiatan inilah yang benar benar aksi nyata menambah jumlah nasabah, ini sebagai penghargaan dan terima kasih kami, maka yang memperoleh poin paling besar , mendapat kesempatan wisata ke Eropa, dan hadiah menarik lainnya.”

Ditambahkan bahwa pengembangan saluran distribusi melalui sistem keagenan maupun digital harus terus ditumbuh kembangkan agar masyarakat semakin memperoleh kemudahan dalam meng-akses produk dan layanan Pegadaian. Sehingga, membuat Pegadaian semakin dekat dengan masyarakat, karena adanya kecepatan dalam proses pelayanan.