Browsing Category

Business

Business

Amman Mineral, Universitas Mataram & Nexus3 Foundation Teken MoU Penanganan Masalah di Kawasan PETI NTB

May 24, 2019

Mataram, 23 Mei 2019 – Amman Mineral Nusa Tenggara (“Amman Mineral”) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Mataram dan Nexus3 Foundation (sebelumnya dikenal sebagai BaliFokus Foundation) untuk pemantauan dan penanganan dampak lingkungan, kesehatan, sosial, dan ekonomi di kawasan-kawasan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). MoU tersebut ditandatangani oleh Presiden Direktur PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Rachmat Makkasau, Wakil Ketua Nexus3 Foundation Yuyun Ismawati Drwiega, dan Rektor Universitas Mataram (UNRAM) Prof. Dr. H. Lalu Husni, S.H., M.Hum..

Rachmat mengatakan penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan dengan prinsip partisipatif, konstruktif, saling menghormati, berorientasi pada solusi yang berkelanjutan dan mengedepankan semangat kekeluargaan. “Kerja sama ini juga mengupayakan dan mendorong masyarakat, penambangan, dan para tenaga kerja yang terkait dengan pengolahan atau ekstraksi emas untuk memiliki kesadaran akan hidup sehat dan bebas racun di titik-titik panas PETI di wilayah NTB.”

“Adanya penandatanganan nota kesepahaman ini, untuk melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas terkait penanganan dan pemantauan lingkungan, kesehatan, sosial, dan ekonomi di komunitas masyarakat bagi para pemangku kepentingan yang terkait dengan PETI di wilayah NTB,” kata Rachmat di acara Penandatanganan MoU, di Mataram, NTB (23/05).

Rachmat menambahkan dalam MoU tersebut Amman Mineral memiliki peran dalam mengupayakan dan membantu pengadaan sumber daya yang diperlukan untuk memampukan dan merealisasikan pelaksanaan Program Pemantauan dan Penanganan Dampak Lingkungan, Kesehatan, Sosial dan Ekonomi PETI di Kawasan NTB. Selain menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki keahlian, berkoordinasi dengan pihak-pihak lain yang relevan dalam mendukung penelitian dan pelaksanaan kegiatan program pemantauan dan penanganan.

“Amman Mineral bersama UNRAM dan Nexus3 Foundation juga akan membantu pemerintah-pemerintah kabupaten dan provinsi NTB untuk menyusun Rencana Aksi Daerah untuk mendukung pengurangan dan penghapusan merkuri sesuai arahan Pemerintah Pusat,” kata Rachmat.

Di tempat yang sama, H. Lalu Husni Rektor UNRAM menyatakan bahwa pihaknya bersama dengan Nexus3 Foundation akan menyediakan SDM yang memiliki keahlian di bidang lingkungan, kesehatan, sosial dan ekonomi. “Termasuk juga pemantauan biomarker (urin, darah, rambut) beserta ethical clearance yang diperlukan serta pemantauan kasus-kasus keracunan merkuri di wilayah NTB,” kata H. Lalu Husni.

Sementara pihak Nexus3 Foundation yang diwakili Yuyun Ismawati Drwiega mengatakan bahwa pihaknya akan menyediakan tenaga pendamping yang relevan dengan kegiatan dan program pemantauan dan penanganan dampak lingkungan, kesehatan, sosial dan ekonomi di wilayah NTB. “Selain itu, kami juga akan memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang bersifat pemberdayaan masyarakat, terutama untuk pemuda dan perempuan untuk membangun kegiatan ekonomi alternatif dari kegiatan PETI,” kata Yuyun.

Yang lebih penting lagi, tambah Yuyun, adalah pihaknya bersama dengan UNRAM dan Amman Mineral akan mendampingi, memfasilitasi dan memberdayakan masyarakat yang terdampak oleh merkuri, terutama kelompok rentan bayi, balita, anak-anak, perempuan dan warga yang mengalami masalah kesehatan serius akibat keracunan merkuri untuk mendapatkan prioritas pelayanan kesehatan yang memadai.

Diharapkan dengan adanya kerjasama pasca MoU tersebut dapat mengupayakan dan mendorong masyarakat, penambang dan para tenaga kerja yang terlibat dan lainnya di sekitar PETI memiliki kesadaran akan hidup sehat dan bebas dari bahan beracun. Sehingga masyarakat NTB bisa hidup sehat, layak dan sejahtera, serta terhindar dari berbagai masalah-masalah lingkungan, gangguan kesehatan, dampak sosial, dan ekonomi yang dihadapi dapat dicegah dan diatasi dengan optimal.

Business

Amman Mineral, Universitas Mataram & Nexus3 Foundation Teken MoU Penanganan Masalah di Kawasan PETI NTB

May 24, 2019

Mataram, 23 Mei 2019 – Amman Mineral Nusa Tenggara (“Amman Mineral”) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Universitas Mataram dan Nexus3 Foundation (sebelumnya dikenal sebagai BaliFokus Foundation) untuk pemantauan dan penanganan dampak lingkungan, kesehatan, sosial, dan ekonomi di kawasan-kawasan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). MoU tersebut ditandatangani oleh Presiden Direktur PT Amman Mineral Nusa Tenggara, Rachmat Makkasau, Wakil Ketua Nexus3 Foundation Yuyun Ismawati Drwiega, dan Rektor Universitas Mataram (UNRAM) Prof. Dr. H. Lalu Husni, S.H., M.Hum..

Rachmat mengatakan penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan dengan prinsip partisipatif, konstruktif, saling menghormati, berorientasi pada solusi yang berkelanjutan dan mengedepankan semangat kekeluargaan. “Kerja sama ini juga mengupayakan dan mendorong masyarakat, penambangan, dan para tenaga kerja yang terkait dengan pengolahan atau ekstraksi emas untuk memiliki kesadaran akan hidup sehat dan bebas racun di titik-titik panas PETI di wilayah NTB.”

“Adanya penandatanganan nota kesepahaman ini, untuk melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas terkait penanganan dan pemantauan lingkungan, kesehatan, sosial, dan ekonomi di komunitas masyarakat bagi para pemangku kepentingan yang terkait dengan PETI di wilayah NTB,” kata Rachmat di acara Penandatanganan MoU, di Mataram, NTB (23/05).

Rachmat menambahkan dalam MoU tersebut Amman Mineral memiliki peran dalam mengupayakan dan membantu pengadaan sumber daya yang diperlukan untuk memampukan dan merealisasikan pelaksanaan Program Pemantauan dan Penanganan Dampak Lingkungan, Kesehatan, Sosial dan Ekonomi PETI di Kawasan NTB. Selain menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki keahlian, berkoordinasi dengan pihak-pihak lain yang relevan dalam mendukung penelitian dan pelaksanaan kegiatan program pemantauan dan penanganan.

“Amman Mineral bersama UNRAM dan Nexus3 Foundation juga akan membantu pemerintah-pemerintah kabupaten dan provinsi NTB untuk menyusun Rencana Aksi Daerah untuk mendukung pengurangan dan penghapusan merkuri sesuai arahan Pemerintah Pusat,” kata Rachmat.

Di tempat yang sama, H. Lalu Husni Rektor UNRAM menyatakan bahwa pihaknya bersama dengan Nexus3 Foundation akan menyediakan SDM yang memiliki keahlian di bidang lingkungan, kesehatan, sosial dan ekonomi. “Termasuk juga pemantauan biomarker (urin, darah, rambut) beserta ethical clearance yang diperlukan serta pemantauan kasus-kasus keracunan merkuri di wilayah NTB,” kata H. Lalu Husni.

Sementara pihak Nexus3 Foundation yang diwakili Yuyun Ismawati Drwiega mengatakan bahwa pihaknya akan menyediakan tenaga pendamping yang relevan dengan kegiatan dan program pemantauan dan penanganan dampak lingkungan, kesehatan, sosial dan ekonomi di wilayah NTB. “Selain itu, kami juga akan memfasilitasi kegiatan-kegiatan yang bersifat pemberdayaan masyarakat, terutama untuk pemuda dan perempuan untuk membangun kegiatan ekonomi alternatif dari kegiatan PETI,” kata Yuyun.

Yang lebih penting lagi, tambah Yuyun, adalah pihaknya bersama dengan UNRAM dan Amman Mineral akan mendampingi, memfasilitasi dan memberdayakan masyarakat yang terdampak oleh merkuri, terutama kelompok rentan bayi, balita, anak-anak, perempuan dan warga yang mengalami masalah kesehatan serius akibat keracunan merkuri untuk mendapatkan prioritas pelayanan kesehatan yang memadai.

Diharapkan dengan adanya kerjasama pasca MoU tersebut dapat mengupayakan dan mendorong masyarakat, penambang dan para tenaga kerja yang terlibat dan lainnya di sekitar PETI memiliki kesadaran akan hidup sehat dan bebas dari bahan beracun. Sehingga masyarakat NTB bisa hidup sehat, layak dan sejahtera, serta terhindar dari berbagai masalah-masalah lingkungan, gangguan kesehatan, dampak sosial, dan ekonomi yang dihadapi dapat dicegah dan diatasi dengan optimal.

Brands

IIKP Mendapatkan Penghargaan di Hari Kartini

May 4, 2019

Jakarta, 4 Mei 2019 – Ikatan Istri Karyawan PT Pegadaian (persero) atau IIKP mendapatkan penghargaan dari Ketua Ikatan Istri Pimpinan BUMN (IIP BUMN) Ibu Erry Imam Aprianto Putro kepada Ketua IIKP atau Istri dari Direktur Utama Pegadaian, Hj. Dra. Endah Watiningsih Kuswiyoto, Ak. Penghargaan diberikan dalam peringatan Hari Kartini yg diselenggarakan oleh IIP BUMN di Pelindo, Tanjung Priok.

Penghargaan IIP BUMN 2019 diberikan, karena IIKP dinilai berperan sangat aktif dalam mendukung program Indonesia Bersih yang dicanangkan oleh organisasi OASE dibawah kepemimpinan ibu Iriana Joko Widodo, yang merupakan organisasi induk dari IIP BUMN. “Bagi kami, penghargaan ini merupakan sebuah bentuk apresiasi atas kerja keras dan aktif dari para istri dibawah organisasi IIKP,” tutur Endah dalam sambutannya.

Endah menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi pendorong bagi IIKP, agar selalu memberikan yang terbaik bagi kesinambungan program Indonesia Bersih. “Harapan kami, program Indonesia Bersih dapat menjadi kerangka kerja agar seluruh masyarakat Indonesia semakin sadar dan bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan. Dan semakin sadar kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua sebagai warga negara agar tercipta masyarakat yg sehat dan sejahtera,” ujar Endah.

Endah menjelaskan bahwa program Indonesia Bersih merupakan gerakan kolaboratif antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, swasta dan berbagai pihak untuk mewujudkan Indonesia Bebas Sampah di 2020, karena saat ini Indonesia menduduki peringkat ke dua dunia yg tercemar sampah plastik.

Untuk mencapai terwujudnya Indonesia Bersih, pengelolaan sampah perlu ditangani dengan serius. Salah satu bentuk yang telah dilakukan oleh Pegadaian adalah Program Mengubah Sampah menjadi Emas, dimana sampah-sampah plastik dikumpulkan, ditimbang di Bank Sampah dan dapat ditukar dengan Emas. Hingga saat ini Pegadaian telah mengelola Bank Sampah di 19 titik dari 58 titik yang dicanangkan.

Hal lain yang tak kalah penting adalah pengendalian pencemaran lingkungan yang dimulai dari diri sendiri dengan meminimalisir penggunaan plastik, misalnya membawa minum dengan tumbler sebagai pengganti botol plastik dan penggunaan tas kain untuk belanja yang bisa dipakai berkali-kali sebagai pengganti kantong plastik.

“Saya berharap IIKP dapat terus menunjukkan perkembangannya dalam membantu meminimalkan penggunaan sampah plastik sehingga tercipta lingkungan yang bebas plastik sesuai harapan kita dan pemerintah,” tutup Endah.

****

Brands Lifestyle

Pegadaian Tebar Hadiah April Emas – Belanja Emas Nasional

May 2, 2019

Jakarta — Pegadaian berbagi bahagia dengan menebar hadiah bertajuk April Emas–April Belanja Emas Nasional kepada masyarakat yang melakukan transaksi pembukaan rekening dan top up produk Tabungan Emas di seluruh channel Pegadaian selama periode 1 – 30 April 2019.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dalam acara pengundian hadiah di Dua Mutiara Ballroom JW Marriot Hotel Jakarta Kamis, (02/05/2019) mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap layanan produk bisnis emas dan fitur aplikasi Pegadaian Digital.

“Kami ingin masyarakat mendapatkan pengalaman baru dengan bertransaksi menabung emas melalui aplikasi Pegadaian Digital. Melalui program ini diharapkan juga dapat meningkatkan keterikatan nasabah untuk terus memilih Pegadaian sebagai mitra bisnis. Jadi, targetnya adalah menciptakan customer experience bagi nasabah baru dan customer engagement bagi nasabah lama,” ujarnya.

Lebih lanjut Kuswiyoto menambahkan bahwa dari program April Belanja Emas ini dapat menambah 90.394 rekening tabungan emas nasabah baru, naik 29,2% dari bulan Maret 2019, dengan jumlah transaksi sebanyak 412.133 atau naik 22,5% dibandingkan bulan sebelumnya. Dengan melihat antusias masyarakat yang memilih tabungan emas sebagai alternatif investasi, Kuswiyoto optimis kinerja perusahaan terus meningkat, apalagi Pegadaian juga mengembangkan produk Gadai Tabungan Emas melalui aplikasi Pegadaian Digital.

Berikut hadiah yang diundi dalam program April Belanja Emas :

• Grand prize I: Tabungan Emas seberat 118 gram untuk 1 (satu) orang pemenang senilai Rp. 76,7 juta

• Grand prize II : Paket wisata Kapal Pesiar Executive ke Singapore-Penang untuk 2 (dua) orang pemenang masing-masing senilai Rp. 20 juta

• Grand prize III: Paket Wisata Kapal Pesiar Reguler ke Singapore-Penang untuk 5 (lima) orang pemenang masing-masing senilai Rp. 15 juta

Selain hadiah grand prize, Pegadaian juga memberikan hadiah Tabungan Emas dengan berat total 2.088 gram untuk 1.770 orang selama bulan April 2019 yang diundi setiap 2 (dua) hari. Dengan demikian setiap pengundian terdapat 118 pemenang dengan dengan hadiah Tabungan Emas masing-masing 1,18 gram, atau total hadiah setiap pengundian seberat 139,24 gram.

Brands Lifestyle

Pegadaian Dorong Anak Muda Lebih Kreatif Melalui Kopi

April 30, 2019

PT Pegadaian (persero) terus mendorong pemuda-pemudi Indonesia untuk selalu kreatif, dan terampil dalam mengadopsi perkembangan global khususnya di bidang kopi, melalui Kelas Kreatif Barista Kopi. Melalui kelas ini, pemuda-pemudi Indonesia didorong untuk menjadi pewirausaha kedai kopi.

“Kelas Kreatif Barista Kopi merupakan wadah bagi anak-anak muda Indonesia untuk menggapai impian mereka untuk menjadi seorang barista melalui pembelajaran, pelatihan, dan perluasan jaringan pertemanan atau rekanan usaha,” kata Direktur Jaringan, Operasional, dan Penjualan Pegadaian, Damar Latri Setiawan, Jakarta, Selasa (30/4).

Damar menjelaskan bahwa kelas tersebut memiliki tujuan memberikan materi mengenai cara mengolahnya menjadi minuman yang digandrungi tua dan muda serta mengenai kopi di Tanah Air. Indonesia memiliki kopi-kopi yang tidak kalah lebih berkualitas dari negara berkembang lainnya.

Seperti diketahui, Pegadaian saat ini makin agresif merambah pasar milenial. Salah satu caranya adalah dengan meluncurkan The Gade Coffee and Gold. The Gade Coffee & Gold merupakan outlet layanan prioritas untuk meningkatkan jumlah nasabah bagi kalangan milenial. Saat ini, The Gade Coffee & Gold telah berada di 33 kota di seluruh Indonesia dan direncanakan hingga 36 outlet di seluruh wilayah di Indonesia.

“Di The Gade Coffee and Gold, Pegadaian menyajikan kopi berkualitas. Pengunjung dapat menikmati berbagai varian kopi nusantara. Pengunjung bisa menikmati varian kopi mulai Kopi Gayo, Kopi Flores, Kopi Bondowoso, Kopi Kerinci, Kopi Toraja, hingga Kopi Garut Kasuga.” Selain itu, The Gade Coffee & Gold juga memiliki petani binaan yang biji kopinya (dari varian Garut Kasuga) menjadi primadona beberapa waktu lalu di London Coffee Festival 2019 bersama dengan 250 pelaku industri kopi dunia. Varian kopi specialty tersebut telah dikurasi oleh Libertad Union Coffee Roaster dengan dukungan dari The Gade Coffee & Gold.

Sebagai informasi, Kelas Kreatif Barista Kopi ini diikuti 100 peserta dan diisi oleh Awan SP, Head roaster dari Libertad Union Coffee Roaster dan Della Mifti, Head barista dari Libertad Union Coffee Roaster.

Brands

Pegadaian Lakukan Integrasi Data Perpajakan

April 30, 2019

Jakarta, 29/04/2019 — Pegadaian terus konsisten dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) hari ini Senin (29/04/2019) melaksanakan program Integrasi Data Perpajakan dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang diresmikan di gedung Langen Palikrama Kantor Pusat Pegadaian sebagai tindak arahan Menteri BUMN, Rini M. Soemarno.

Kegiatan pencanangan dihadiri oleh pejabat DJP yang diwakili oleh Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak, Suryo Utomo, Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat (P2Humas), Hestu Yoga Saksama, Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi (TTKI) Iwan Djuniardi, Kepala Kantor Wilayah DJP Wajib Pajak Besar, Mekar Satria Utama. Dari kementerian BUMN hadir Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Gatot Trihargo beserta jajaran.

Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto menyambut baik serta siap mendukung dan menyukseskan program Integrasi Data Perpajakan Pegadaian dengan DJP. Hal ini sejalan dengan program transformasi digital yang sedang dijalankan oleh perusahaan.
“Program integrasi data perpajakan ini sangat bermanfaat memudahkan pemenuhan hak dan kewajiban perpajakan yang lebih baik. Hal ini tentu membantu kami sebagai wajib pajak dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik”.

Lebih lanjut Kuswiyoto mengatakan bahwa kontribusi pajak yang diberikan oleh Pegadaian terus mengalami peningkatan. Tahun 2017 Pegadaian menyetorkan pajak sebesar Rp. 1,26 triliun, pada tahun 2018 naik menjadi Rp. 1,44 triliun.

Dalam sambutannya, Suryo Utomo yang mewakili Direktur Jenderal Pajak, menyampaikan apresiasi kepada PT Pegadaian yang telah melakukan Integrasi Data Perpajakan dengan DJP dan juga menyampaikan manfaat integrasi data untuk wajib pajak yaitu untuk efisiensi dan mengurangi cost of compliance dengan meminimalisir kesalahan administrasi perpajakan.

“Beberapa faktor yang melatarbelakangi dukungan ini adalah karena keinginan para wajib pajak BUMN untuk memberi yang terbaik untuk negeri sehingga kepatuhan pajak menjadi hal yang penting. BUMN juga selayaknya menjadi barometer kepatuhan dalam pemenuhan kewajiban perpajakan. Terkait dengan pemenuhan kewajiban perpajakan, seharusnya cost of compliance Wajib Pajak BUMN rendah dengan minimnya sanksi administrasi perpajakan”.

Lebih lanjut Suryo Utomo menjelaskan Integrasi Data Perpajakan ini dimulai dengan rapat koordinasi antara pihak dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Badan Usaha Milik Negara (KemenBUMN), dan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) pada tanggal 26 Desember 2016.

Pada pertemuan tersebut Kementerian BUMN memberikan dukungan terhadap rencana integrasi dan pertukaran data Perpajakan. Selanjutnya dari rapat koordinasi tingkat tinggi tersebut akhirnya disepakati bahwa Kementerian BUMN sangat mendukung program Integrasi Data Perpajakan dengan DJP dan meminta agar BUMN segera melakukan Integrasi Data Perpajakan.

Untuk melaksanakan program Integrasi Data ini, Kanwil DJP Wajib Pajak Besar juga telah membentuk Tim Integrasi dan Pertukaran Data Perpajakan sejak tahun 2017 yang dipimpin oleh Mekar Satria Utama sebagai Pengarah. Pegadaian merupakan BUMN kelima setelah Pertamina, Telekomunikasi Indonesia, Perusahaan Listrik Negara, dan Pelindo III yang melaksanakan integrasi data tahun lalu dan Pegadaian merupakan BUMN pertama yang melaksanakan integrasi data di tahun 2019.

#PajakKitaUntukKita

Brands

HUT-118, Pegadaian Luncurkan 3 Produk Andalan

April 28, 2019

Jakarta – PT Pegadaian (Persero) di puncak HUT ke 118 meluncurkan tiga produk andalan sekaligus, yaitu Gadai on Demand (GoD), Branch Transformation Office, dan Rahn Tasjily Tanah dalam upaya menuju Peran & Era Baru Pegadaian untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Direktur Utama PT Pegadaian (persero) Kuswiyoto mengatakan tiga produk layanan tersebut merupakan wujud nyata dari kinerja Pegadaian yang terus melakukan inovasi produk dan sistem layanan secara digital untuk memenuhi kebutuhan nasabah. “Kami menyadari bahwa nasabah semakin ingin dilayani dengan cepat, aman, dan nyaman dengan menggunakan teknologi digital. Oleh karena itu, hari ini kami meluncurkan tiga produk layanan untuk mempermudah nasabah menggunakan fasilitas dari Pegadaian,” kata Kuswiyoto di acara puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Pegadaian ke 118, Jakarta, Minggu (28/4).

Kuswiyoto menjelaskan Gadai on Demand (GoD) merupakan layanan yang membantu nasabah yang ingin menggadaikan perhiasan atau barang berharga lainnya, tetapi tidak memiliki waktu ke gerai Pegadaian. Maka, Pegadaian bekerjasama dengan perusahaan berbasis digital di sektor transportasi on demand, yang bertugas untuk menjemput barang yang akan digadaikan. “Dengan GoD, nanti petugas ojek online akan menjemput barang yang akan digadaikan, selanjutnya dana hasil gadai akan ditransfer ke rekening nasabah.”

Sementara itu, Rahn Tasjily Tanah merupakan produk dari Pegadaian Syariah dengan jaminan berupa sertifikat tanah atau bukti kepemilikan tanah yang ditujukkan kepada pengusaha mikro dan petani. “Cara kerja dan prinsipnya pun disesuaikan dengan prinsip syariat Islam. Selain itu, marhun bih atau pinjaman yang diberikan juga terbilang tinggi, mulai dari Rp1 juta hingga Rp200 juta dengan aturan angsuran yang sangat fleksibel,” ujar Kuswiyoto.

Sedangkan Branch Transformation Office merupakan peluncuran standarisasi outlet baik dari sisi fisik bangunan, maupun sistem layanan. Dari sisi penjualan, layanan ini akan meningkatkan sistem kerja seperti penetapan sales model, penetapan standar penjualan di cabang, peningkatan produktifitas outbond sales, pengembangan sales tools, dan sebagai customer relationship management yang terintegrasi.

“Untuk proses bisnis, Branch Transformation Office akan meningkatkan sistem perusahaan seperti redesign branch choreography, penggunaan aplikasi erica pada transaksi cabang, reengineering proses bisnis yang mendukung transaksi cashless, auto scoring pinjaman makro, penggunaan QR code pada surat bukti gadai, penggunaan perjanjian kredit digital, dan digitalisasi penyimpanan barang jaminan,” jelasnya.

Kuswiyoto menambahkan dengan tiga produk baru ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah nasabah, sehingga target nasabah 12 juta jiwa di tahun 2019 dapat tercapai.

Karya Jurnalistik Pegadaian Terbaik

Pada acara puncak HUT ke 118 Pegadaian juga mengumumkan pemenang lomba karya jurnalistik terbaik. “Kami mengapresiasi rekan-rekan jurnalis dan media massa yang mengikuti lomba karya jurnalistik ini. Pertama-tama saya mengucapkan selamat bagi para pemenang, karena tidaklah mudah untuk menentukan pemenang lomba karya jurnalistik dari sekian banyak artikel yang masuk,” ujar Kuswiyoto.

Lomba karya jurnalistik ini mengangkat tema The Gade Era Baru, dengan pilihan subtema “Kreatif Mengolah Sampah Menjadi Tabungan Emas” dan “Digitalisasi Pegadaian”. Karya jurnalistik yang diikutsertakan sudah diterbitkan di media cetak atau online dalam rentang waktu Februari–April 2019.

Kedua subtema ini merupakan program yang sedang digencarkan di Pegadaian, yaitu Pegadaian Bersih-Bersih yang merupakan program CSR dan transformasi digital. Dari hasil penilaian Dewan Juri yang terdiri dari akademisi, jurnalis senior, konsultan dan Sekretaris Perusahaan Pegadaian maka hasilnya adalah karya jurnalistik terbaik, masing-masing tiga media cetak dan online.

Menurut Kuswiyoto, para pemenang lomba karya jurnalistik ini telah memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Dewan Juri, antara lain karya yang memenuhi kode etik jurnalistik, hasil eksplorasi penulis terhadap tema yang ditentukan dan memiliki nilai konten yang humanis dan kuat, serta kelengkapan informasi yang dalam.

“Adanya lomba karya jurnalistik ini, semoga mendorong rekan-rekan media untuk terus memberikan informasi dan manfaat dari berbagai layanan di Pegadaian untuk seluruh masyarakat,” tambahnya.

Adapun juara Lomba Karya Jurnalistik Pegadaian, yaitu:

Media Cetak:

  1. Kompas – Irma Tambunan dengan artikel berjudul “Memilah Sampah Menuai Emas”.
  2. Sindo Weekly – Eko Adhi Caroko dengan artikel berjudul “Membidik Milenial Melalui The Gade”.
  3. Koran Sindo – Suwarny Dammar dengan artikel berjudul “The Gade Clean & Gold Pegadaian Jadikan Hidup Bersih Bernilai Emas”.

Media online

  1. SuaraMerdeka.com – Puji Purwanto dengan artikel berjudul “Lingkungan Berseri, Warga Menuai Manfaat Investasi”.
  2. Bisnis.com – Dinda Wulandari dengan artikelnya berjudul “Transformasi Pegadaian: Menggaet Millenial Lewat Digitalisasi Hingga Kedai Kopi”.
  3. Republika.co.id – Teguh Firmansyah dengan artikel berjudul “Mengumpulkan Emas Dari Gunungan Sampah”.

Sebagai apresiasi bagi karya jurnalistik terbaik, Pegadaian memberikan hadiah berupa tabungan emas masing-masing:
• Juara l – Emas seberat 15 gram
• Juara ll – Emas seberat 12 gram
• Juara III – Emas seberat 10 gram

118 Tahun Pegadaian Makin Muda(h)

Sementara itu, Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) Kuswiyoto dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas usia Pegadaian yang mencapai 118 dan masih terus tumbuh serta memberikan kontribusi yang besar kepada bangsa. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan dan keluarga, manajemen jajaran direksi, serta komisaris, yang telah bersama-sama membangun, merawat dan membesarkan Pegadaian hingga mencapai usia 118 tahun, dan berhasil menunjukkan kinerja yang baik,” jelas Kuswiyoto.

Kontribusi Pegadaian untuk bangsa ini terus meningkat. “Alhamdulillah sepanjang tahun 2018 kita berhasil menyetorkan pajak sebesar Rp1,441 triliun dan dividen Rp1,005 triliun.

Kuswiyoto menjelaskan kegiatan ini merupakan ungkapan terima kasih sekaligus apresiasi kepada karyawan dan keluarganya, baik suami, istri, maupun anak yang telah memberikan dukungan bagi pekerja/insan Pegadaian. “Langkah kita hari ini merupakan tahap awal untuk meningkatkan sinergi dan soliditas di Pegadaian. Dirgahayu Pegadaian ke-118, mudah-mudahan rencana kita dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi kita semua dan Tanah Air yang kita cintai,” ujar Kuswiyoto.

Dalam rangkaian acara HUT Pegadaian juga membagikan doorprize kepada para pengunjung dan peserta yang merupakan keluarga besar insan Pegadaian. “Ini semua merupakan hasil kerja saudara-saudara dan anak-anakku sekalian yang sudah begitu antusias bersama manajemen melakukan transformasi di era digital. Tetapi, kita tidak boleh lekas berpuas diri, karena ini baru langkah awal dalam menyelesaikan proses transformasi, Menuju Peran & Era Baru Pegadaian untuk menghadapi Industri Jasa Keuangan 4.0.”.

Brands Weekly Brief

Pegadaian Rayakan Hari Jadi ke 118

April 2, 2019

Jakarta, 1 April 2019 – PT Pegadaian (persero) merayakan ulang tahun ke 118 di Kantor Pusat PT Pegadaian (persero), Jl. Kramat Raya, Kenari, Senen, Jakarta Pusat. Acara tersebut dimeriahkan oleh jajaran direksi dan ribuan pegawai Pegadaian se-Jabodetabek dan diawali dengan upacara pada pukul 08.00 WIB yang dipandu oleh Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto.

Dalam sambutannya, Kuswiyoto menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh jajaran yang ada di Pegadaian. Karena telah bekerja dengan maksimal, sehingga dapat mencatatkan pendapatan perseroan tumbuh positif. Sehingga, Ke depan semua jajaran dan Karyawan perseroan harus siap bekerja dengan penuh kesungguhan dan kemauan lebih kreatif menuju Peran & Era Baru Pegadaian di era digital.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan, manajemen, jajaran Direksi, serta Dewan Komisaris, yang telah bersama-sama membangun, merawat dan membesarkan Pegadaian hingga mencapai usia sekarang ini, dan berhasil menunjukkan kinerja terbaik, yang ditandai dengan Laba bersih Rp 2,77 triliun,” kata Kuswiyoto pada sambutannya di Acara Ulang Tahun Pegadaian ke 118, Jakarta, Senin (1/4).

Kuswiyoto menjelaskan bahwa, di tahun 2018 Pegadaian dapat berkontribusi kepada pembangunan di Indonesia dengan menyetorkan pajak sebesar Rp1,441 triliun dan Dividen Rp 1,005 triliun. Menurutnya hal tersebut merupakan pencapaian yang membanggakan bagi seluruh jajaran Pegadaian, akan tetapi semua karyawan Pegadaian diminta untuk tetap giat dalam melakukan pekerjaan. Sehingga dapat menghasilkan kinerja Pegadaian lebih meningkat lagi.

“Untuk itu saya mengajak saudara-saudaraku semua untuk menjadi lebih muda kembali di usia ke 18 (setelah melampui 1 abad), dan bekerja tidak lagi biasa-biasa saja sekedar melakukan program kerja, yang terpaku pada tenggo (misalnya : jam 8 masuk dan jam 17 pulang). Tetapi semua memiliki semangat baru dalam bekerja, kita semua harus lebih cerdas, gesit dan lincah dalam bekerja dan berperan dengan memberikan kontribusi terbaik bagi Pegadaian.”

Sementara itu, Kuswiyoto menyatakan Pegadaian akan terus melakukan inovatif produk dan sistem layanan secara online (digital) untuk memenuhi kebutuhan nasabah. Bukan hanya fasilitas layanan saja yang ditingkatkan, tetapi juga menciptakan berbagai produk baru digital yang akan diluncurkan pada tahun ini.

Kuswiyoto menjelaskan dalam waktu dekat ini akan segera meluncurkan beberapa produk baru, diantaranya adalah Gadai on Demand yang merupakan program Pegadaian untuk membantu masyarakat agar lebih mudah untuk mengakses layanan perseroan kepada nasabah. Program tersebut akan bekerjasama dengan perusahaan besar berbasis layanan digital.

“Di sisi lain, Manajemen terus mendorong inovasi dengan menciptakan produk baru yang akan di launching tanggal 28 April di acara puncak perayaan HUT. Ini adalah cara menambah nasabah dan size bisnis kita. Cara lain adalah menjadikan semuanya adalah marketer, melibatkan para istri/suami dan keluarga besar untuk aktif menjadi agen penjualan, ikut men-sukseskan program Employee Get Customer dimana kegiatan kegiatan inilah yang benar benar aksi nyata menambah jumlah nasabah, ini sebagai penghargaan dan terima kasih kami, maka yang memperoleh poin paling besar , mendapat kesempatan wisata ke Eropa, dan hadiah menarik lainnya.”

Ditambahkan bahwa pengembangan saluran distribusi melalui sistem keagenan maupun digital harus terus ditumbuh kembangkan agar masyarakat semakin memperoleh kemudahan dalam meng-akses produk dan layanan Pegadaian. Sehingga, membuat Pegadaian semakin dekat dengan masyarakat, karena adanya kecepatan dalam proses pelayanan.

Brands

Indonesia Membutuhkan Pembangunan Ekonomi Berkualitas

March 27, 2019

Jakarta, 27 Maret 2019 – Sedikitnya 100 ekonom perempuan menilai Indonesia membutuhkan pembangunan ekonomi yang berkualitas dan berkelanjutan. Meski dalam empat tahun terakhir sudah menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang cukup baik, yaitu diatas 5%, sehingga dibutuhkan perubahan struktur ekonomi yang terkait dengan peran infrastruktur industri dan pendalaman sektor keuangan.

Hal tersebut terungkap dalam Diskusi 100 Ekonom Perempuan Memandang Indonesia Ke Depan, yang dihadiri sekitar 200 peserta, baik itu ekonom, pengusaha, akademisi, profesional, dan LSM di Hotel Century, Jakarta, Selasa (26/3),

100 ekonom dan sejumlah pengusaha tidak hanya bicara ekonomi 2019 tetapi lebih pada apa dan bagaimana mengoptimalkan potensi ekonomi Indonesia dalam jangka menengah untuk tumbuh tinggi dan inklusif. Sepuluh ekonom perempuan diantaranya menjadi pembicara dalam diskusi tersebut, yaitu:

Hendri Saparini (Ekonom Core Indonesia), Amalia Adininggar (Ekonom Bappenas), Aviliani (Ekonom Senior Indef), Denni P. Purbasari (Ekonom KSP), Ninasapti Triaswati (Ekonom UI), Masyita Crystallin (Ekonom Bank DBS), Enny Sri Hartarti (Ekonom ISEI), Destry Damayanti (Ekonom LPS), Asfi Manzilati (Ekonom Unbraw), Moekti P. Soejachmoen (Ekonom Mandiri Institute) 

Menurut ekonom senior Core Indonesia Hendri Saparini, kualitas pertumbuhan ekonomi biasanya diiringi dengan beberapa indikator dari aspek sosial ekonomi, misalnya tingkat kemiskinan, jumlah pengangguran, hingga rasio gini. Indikator lain yang juga menentukan kualitas pertumbuhan ekonomi adalah perubahan struktur ekonomi yang berkaitan erat dengan peran sektor industri sebagai motor penggerak perekonomian.

Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun akan berada di kisaran 5% – 5,4%, dan titik tengahnya ada di 5,2%.

“Intinya pertumbuhan ekonomi Indonesia harus mampu mengoptimalkan semua potensi sektoral untuk menjadikan Indonesia segara produsen, yang didukung oleh potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang kuat dan memanfaatkan teknologi untuk mendorong semua potensi yang dimiliki,” jelasnya.

Hal senada dikatakan Amalia A. Widyasanti, ekonom Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), jika ada perubahan struktur ekonomi, maka tidak ada keraguan pertumbuhan ekonomi itu berkualitas. Untuk itu reformasi struktural ekonomi menjadi sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan tumbuh berkelanjutan.

“Ekonomi Indonesia tidak bisa bergantung kepada perkembangan ekonomi global, sehingga diperlukan penguatan ekonomi domestik. Caranya, dengan mereformasi struktur ekonomi, teknologi dan kualitas SDM,” jelasnya.

Faktor lain yang penting dalam menunjukan kualitas pertumbuhan ekonomi, menurut ekonom Bank DBS Masyita Crystallin, adalah stabilitas harga kebutuhan masyarakat dalam beberapa tahun terakhir ini. Inflasi hanya berkisar 3%-3,5 persen, bahkan Maret tahun ini hanya 2,47%. “Jadi pertumbuhan cukup baik, tingkat pengangguran turun, tingkat kemiskinan turun, gini rasio turun, inflasi juga turun. Ini menunjukkan bahwa perekonomian nasional sudah on the track.”

Menurut Hendri, Indonesia meski mempunyai pertumbuhan ekonomi yang relatif tidak terlalu tinggi, namun termasuk tinggi di antara negara-negara besar dunia. Performa ekonomi yang meyakinkan itu tidak terlepas dari strategi pembangunan infrastruktur yang sudah mulai merata ke seluruh Indonesia.

Masyita menambahkan pemerintah bahkan membangun penyebaran kawasan ekonomi dari barat hingga ke timur, tidak hanya sekadar di Jawa saja, sebagai bagian dari pembangunan infrastruktur industri. Dengan demikian, ke depan pemerintah sudah meletakan dasar untuk pengembangan perekonomian yang cepat dan lebih merata, yaitu kawasan ekonomi khusus, kawasan industri, dan kawasan pariwisata strategis nasional.”

Menurut Masyita, konsumsi saat ini masih cukup tinggi, bahkan bisa lebih tinggi dari 5,05 persen, karena pada semester I/2019 konsumsi rumah tangga akan terpengaruh oleh penyelenggaraan Pemilu. “Investasi juga diperkirakan lebih tinggi, tetapi impornya tidak akan setinggi tahun lalu.”

Dia mengingatkan agar pemerintah melakuka diversifikasi struktur ekspor dari kebergantungan terhadap ekspor komoditas, serta meningkatkan ekspor dengan value added yang tinggi. Selain itu juga perlu melakukan revitalisasi sektor manufaktur berorientasi ekspor dengan penyerapan tenaga kerja yang cukup besar

Amalia optimis jika kebijakan-kebijakan pemerintah terus berkelanjutan, maka perekonomian Indonesia akan bisa tumbuh dan bertahan diatas 5%. “Hasilnya akan kelihatan, karena masalah efisiensi dan produktivitas dapat dicarikan solusinya. Oleh sebab itu industri logistik distribusi itu akan jadi peluang, karena konektivitas infrastruktur sudah bagus.”

Pendalaman Sektor Keuangan

Sementara itu, Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Destry Damayanti mengatakan akses masyarakat Indonesia terhadap jasa keuangan atau inklusi keuangan dinilai masih tertinggal jika dibandingkan negara di kawasan Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, bahkan Filipina. Padahal, sektor jasa keuangan memiliki peran yang penting dalam berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Saat ini Indonesia masih dihadapkan pada masalah pendalaman di sektor jasa keuangan tersebut. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relatif stagnan dikisaran 5% membutuhkan upaya untuk mencegah berlanjutnya pemburukan situasi. Dan sektor jasa keuangan merupakan salah satu sektor penting yang berperan di dalamnya.

Oleh sebab itu, tegas Destry, isu pendalaman keuangan menjadi hal penting yang perlu diangkat mengingat kondisi sektor keuangan Indonesia masih didominasi oleh perbankan (115 bank umum dan 1.593 BPR) yang menguasai 77,15% pangsa pasar aset. Sementara pasar modal Indonesia, baik ekuitas, maupun obligasi masih relatif tertinggal dibandingkan negara lain.

“Untuk itu diperlukan perbaikan dari sisi demand (investor), suplly (instrumen), infrastruktur pasar dan kebijakan yang kondusif, serta memperkuat regulasi untuk melindungi hak-hak investor dan jaminan penegakan hukum, serta menyederhanakan perizinan usaha dan investasi keuangan,” jelasnya.

Destry menambahkan upaya pendalaman sektor jasa keuangan perlu terus dilakukan dengan tetap memperhatikan pengelolaan risiko dan stabilitas sistem keuangan. Pendalaman keuangan menjadi sangat penting mengingat peran sektor jasa keuangan sebagai sumber pembiayaan pembangunan, maupun sistem pembayaran yang mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

“Untuk mencapai sasaran pertumbuhan ekonomi ke depan, sektor jasa keuangan dibutuhkan untuk membiayai kebutuhan investasi sehingga perlu dilakukan upaya inklusi keuangan, baik dari pasar keuangan maupun institusi keuangan,” jelsanya.

Dia menambahkan istilah inklusi keuangan muncul sebagai penegas bahwa pembangunan yang berkualitas pada sektor keuangan tidak hanya berfokus pada aspek kedalaman, namun juga pada keterjangkauan serta efisiensi penyedia jasa keuangan. Meskipun peran dan keberhasilan sektor keuangan dalam menumbuhkan ekonomi berbeda-beda, namun diperlukan sektor keuangan yang efektif dan efisien untuk menumbuhkan perekonomian yang berkualitas

Sementara itu, Asfi Manzilati, ekonom Universitas Brawijaya mengatakan Indonesia merupakan pasar potensial bagi pengembangan ekonomi syariah , pasalnya memiliki populasi penduduk Muslim terbesar di dunia. Oleh sebab itu, perlu upaya untuk semakin mendorong insklusi keuangan syariah bagi masyarakat.

Perkembangan bisnis dan industri keuangan syariah di Indonesia terus berkembang, ditandai dengan hadirnya berbagai institusi keuangan syariah. Di antaranya perbankan syariah, takaful, koperasi syariah dan pasar modal syariah, baik secara konvensional, maupun melalui media teknologi dan digital.

Karena di era ekonomi digital, menurut Moekti ekonom Mandiri Institute, mempersiapkan infrastruktur sumberdaya manusia menjadi keharusan seperti dana analyst, data scientist, big data expert. Selain juga meningkatka literasi masyarakat dalam transaksi ekonomi digital dalam koridor roadmap e-commerce dan financia technology (fintech).

Brands EVENT Lifestyle

Bohemian Rhapsody Raih 4 Penghargaan Oscars The 91st Acamedy Awards

February 25, 2019

Film yang mengangkat kisah perjalanan salah satu band legendaris dunia “Queen” yang dibintangi Rami Malek, berperan sebagai sang vokalis Freddy Mercury ini berhasil meraih 5 penghargaan pada acara Oscars The 91st Academy Awards yang berlangsung di Dolby Theater, Hollywood, California.

Bohemian Rhapsody berhasil meraih 4 penghargaan yaitu dalam kategori best actor, film editing, sound editing, dan sound mixing. Selain itu, dua film garapan Yorgos Lanthimos seperti The Favourite dan dari Netflix Roma masing-masing berhasil meraih 10 nominasi.

Sementara itu juga film ini masuk dalam nominasi best picture, lalu 2 film terbaik dari komik Marvel yaitu Black Panther dan BlacKkKlansman, kemudian ada A Star is Born, dan Vice. Pemenang nominasi best picture ini sendiri adalah film Green Book.